Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Warga mendapatkan suntikan vaksin booster Covid-19 di depan Pos Polisi Bunderan HI, Jakarta, Minggu (20/3/2022). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Warga mendapatkan suntikan vaksin booster Covid-19 di depan Pos Polisi Bunderan HI, Jakarta, Minggu (20/3/2022). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Kabar Baik, Terminal Baranangsiang akan Sediakan Vaksin Booster untuk Pemudik

Jumat, 8 April 2022 | 10:46 WIB
Vento Saudale (redaksi@investor.id)

BOGOR, investor.id - Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, berencana menyediakan sentra vaksin ketiga atau booster bagi pemudik Lebaran 2022. Kepala Terminal Baranangsiang, Moses Lieba Ary, mengatakan, saat ini, Terminal Baranangsiang tengah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk penyediaan vaksin dan vaksinator.

Kata dia, selain menyediakan sentra vaksin booster, pihaknya juga akan menyediakan pemeriksaan kesehatan dan tes urin. “Belum menetapkan hari dan tanggalnya masih dikoordinasikan dengan Dinkes, sambil menunggu surat dari pimpinan juga,” kata Moses kepada Beritasatu.com Jumat (8/4/2022). 

Hingga saat ini di Terminal Baranangsiang belum ada lonjakan penumpang. Baik pada perjalanan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Dalam catatannya, Moses menyebutkan, sejak 1 hingga 7 April 2022 rata-rata jumlah kedatangan penumpang bus AKAP berada di angka 150 orang. Sedangkan pada keberangkatan rata-rata sekitar 180 orang.

Sementara itu, lanjutnya, pada bus AKDP rata-rata jumlah kedatangan penumpang sebanyak 198 orang. Kemudian pada keberangkatan rata-rata penumpang Sebanyak 394 orang.  “Belum ada kenaikan signifikan, masih sangat normal,” kata Moses.

Di samping itu, Moses mengatakan, rencananya ada fasilitas bus mudik gratis dari bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dimana pada dua tahun sebelumnya sejak 2020 dan 2021, fasilitas ini ditiadakan lantaran ada larangan mudik.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN