Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menyampaikan keterangan pers secara virtual terkait kedatangan vaksin Covid-19, Kamis, 10 Juni 2021.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menyampaikan keterangan pers secara virtual terkait kedatangan vaksin Covid-19, Kamis, 10 Juni 2021.

Malam Ini 1.540.800 Vaksin AstraZeneca Tiba, Besok Datang Lagi 1 Juta Vaksin Sinovac

Kamis, 10 Juni 2021 | 23:22 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id   - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengumumkan kedatangan vaksin Covid-19, AstraZeneca, melalui jalur multilateral Covax Facility sebanyak 1.540.800 dosis yang tiba malam ini, Kamis (10/6/2021) di bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Besok, Jumat (11/6/2021) siang, Indonesia juga akan kedatangan tambahan 1.000.000 vaksin Covid-19, Sinovac, yang akan dipakai untuk program vaksin Gotong Royong.

“Alhamdulillah pada malam hari ini, Indonesia kembali menerima vaksin Astrazeneca melalui jalur multilateral Covax Facility sebanyak 1.540.800 dosis,” kata Retno dalam keterangan pers secara virtual, malam ini.

Indonesia menerima vaksin AstraZeneca sebanyak 1,5 juta dosis pada Kamis malam (10/6/2021). Sumber: BSTV
Indonesia menerima vaksin AstraZeneca sebanyak 1,5 juta dosis pada Kamis malam (10/6/2021). Sumber: BSTV

Menlu mengatakan Indonesia sebelumnya pada 5 Juni 2021 juga telah menerima 313.100 dosis vaksin AstraZeneca dari jalur multilateral Covax Facility.

“Dengan 2 kedatangan vaksin Astrazeneca tanggal 5 Juni dan 10 Juni, maka jumlah total vaksin AstraZeneca dari Covax Facility yang diperoleh secara gratis adalah 8.228.400 dosis vaksin jadi,” ujar Retno.

Retno menjelaskan secara keseluruhan, total vaksin yang telah diterima Indonesia saat ini sebanyak 93.728.400 dosis dengan perincian vaksin Sinovac sebanyak 84.500.000 dosis, vaksin AstraZeneca sebanyak 8.228.400, dan vaksin Sinopharm sebanyak 1.000.000 dosis.

“Selain itu, Insyaallah, besok siang, Jumat, 11 juni 2021, akan tiba juga 1.000.000 dosis vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk program vaksin Gotong Royong,” kata Retno.

Indonesia menerima vaksin AstraZeneca sebanyak 1,5 juta dosis pada Kamis malam (10/6/2021). Sumber: BSTV
Indonesia menerima vaksin AstraZeneca sebanyak 1,5 juta dosis pada Kamis malam (10/6/2021). Sumber: BSTV

Menlu menambahkan Indonesia saat ini menggunakan 3 jenis vaksin yaitu Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm. Ketiga jenis vaksin tersebut telah memperoleh emergency use listing (EUL) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Ini tentunya menunjukkan vaksin yang dipakai di Indonesia telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal kualitas, keamanan, dan efektivitasnya untuk digunakan pada masa darurat kesehatan,” kata Retno.

Dia menyebut, per hari ini, WHO telah memberikan EUL kepada 6 jenis vaksin yaitu Pfizer, Johnson&Johnson, Moderna, AstraZeneca, Sinopharm, dan Sinovac. 

Menurutnya, pemerintah terus berikhtiar dan bekerja keras mengamankan pasokan vaksin untuk memenuhi kebutuhan dlm negeri. 

“Ikhtiar ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan di masa pandemi, dimana pasokan vaksin masih sangat terbatas, sementara kebutuhan dunia akan vaksin sedemikian besarnya,” ujar Retno.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN