Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi suplemen herbal

Ilustrasi suplemen herbal

Suplemen Herbal Ekstrak Keladi Tikus Dinilai dapat Tingkatkan Imun saat Pandemi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:24 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Setiap individu memiliki peran penting dalam memerangi pandemi ini, salah satu caranya dengan memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar terhindar dari infeksi virus.

Memelihara kesehatan atau melindungi tubuh dari serangan Covid-19 bisa dilakukan mulai dari hal-hal kecil seperti sering mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak dengan individu lainnya.

Selain hal-hal tersebut, memelihara kesehatan juga bisa dilakukan dengan menerapkan gaya dan pola hidup sehat, serta mengonsumsi asupan tambahan vitamin-mineral atau obat herbal agar dapat mengoptimalkan respons kekebalan tubuh terhadap infeksi virus. Suplemen vitamin-mineral atau obat herbal yang dikonsumsi dinilai memiliki pengaruh terhadap daya tahan tubuh selama pandemi ini.

Terakit ini PT Dami Sariwana memperkenalkan Thyponisix, produk kesehatan ini mengandung ekstrak herbal rimpang keladi tikus dan daun sirsak yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Ekstrak rimpang keladi tikus dan daun sirsak mampu menjaga daya tahan tubuh,memelihara kesehatan, dan juga membantu pemulihan tubuh.

Di Indonesia, keladi tikus atau Typhonium flagelliforme adalah salah satu jenis tumbuhan yang kerap digunakan sebagai obat herbal tradisional. Daun sirsak saat ini juga cukup populer digunakan sebagai obat herbal di kalangan masyarakat, di samping buahnya yang memiliki banyak manfaat. Karena kandungannya, keladi tikus dan daun sirsak dipercaya dapat melindungi tubuh dari risiko penyakit.

Menurut Edukator Kesehatan, Dr. Jeff Aloys mengatakan,  bukti yang ada saat ini menunjukkan ekstrak keladi tikus yang digunakan sebagai obat tradisional ternyata mengandung senyawa senyawa alkaloid, triterpenoid, lignan, flavonoid, tanin, dan sterol. “Berdasarkan pengujian secara in vitro, kandungan ini membuatnya potensial untuk dapat digunakan sebagai antioksidan, antiradang, antimikroba, antikanker (khususnya kanker hati dan darah), dan juga dapat menghilangkan efek buruk kemoterapi," ujarnya.

Keladi tikus ini juga bersifat sebagai obat batuk sehubungan dengan adanya zat aktif yang diduga dapat mencegah dan meringankan reaksi imunologi berupa alergi. Sebenarnya sejak dahulu kala, keladi tikus dipakai secara tradisional untuk membantu meredakan batuk, sakit kepala, dan nyeri perut.

Dr. Jeff juga menjelaskan bahwa ekstrak daun sirsak (Annona muricata) berpotensi sebagai imunostimulator. Hal ini terbukti melalui uji praklinik yang menunjukkan kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, dan acetogenin dalam ekstrak daun sirsak dapat menstimulasi respon imun dengan mengaktifkan makrofag, memicu sekresi interferon gamma, serta meningkatkan ekspresi dan proliferasi sel T helper maupun sel T sitotoksik.

Beberapa hasil penelitian bioinformatika (in-silico studies) menunjukkan bahwa kelompok senyawa acetogenin dalam ekstrak daun sirsak berpotensi sebagai antivirus yang dapat menghambat spike protein dari virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dan mencegah perlekatan protein virus SARS-CoV-2 pada membran sel manusia.

Ekstrak daun sirsak juga telah lama diketahui mempunyai aktivitas sebagai antioksidan, antikanker, dan antiperadangan, antiinfeksi, menstabilkan gula darah, obat batuk pilek, dan radang tenggorokan. Sudah lama secara tradisional daun sirsak ini dipakai di berbagai belahan dunia untuk membantu meredakan nyeri kepala, rematik, dan insomnia.

Bukti ilmiah lebih mendalam diharapkan terus dilakukan untuk semakin menguatkan level of evidence dari ekstrak daun sirsak ini. Saat ini sudah ditemukan beberapa evidence/bukti ilmiah bahwa keladi tikus dan daun sirsak bermanfaat sebagai antiradang dan membantu dalam pengobatan kanker. Hingga kini efektivitas dan keamanannya pada manusia terus digali melalui penelitian yang lebih intensif.

Setiap kapsul Thyponisix mengandung ekstrak rimpang keladi tikus atau Typhonium flagelliforme Rhizoma sebesar 225 mg dan ekstrak daun sirsak atau Annona muricata Folium sebesar 225 mg. Thyponisix dapat dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari dengan 2 kapsul tiap kalinya sesudah makan.

Thyponisix sendiri merupakan produk obat herbal yang telah disetujui oleh Badan POM dengan nomor izin edar POM TR. 193 329 831, Thyponisix juga sudah memperoleh sertifikat Halal dengan nomor 00130098310919 dari LPPOM MUI. Oleh karena itu menurutnya, Thyponisix aman untuk dikonsumsi baik pria maupun wanita.

 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : -

BAGIKAN