Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nadine Alexandra, Puteri Indonesia 2010 & pemerhati lingkungan,  Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka Roy Sparringa,  dan  Tana Indra Permana selaku Kabid Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup, Kab. Sukabumi  usai meresmikan Bank Sampah Sehati Eco Village AIO, Rabu (13/10)

Nadine Alexandra, Puteri Indonesia 2010 & pemerhati lingkungan, Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka Roy Sparringa, dan Tana Indra Permana selaku Kabid Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup, Kab. Sukabumi usai meresmikan Bank Sampah Sehati Eco Village AIO, Rabu (13/10)

Otsuka Ecovillage Diluncurkan, Siapkan Bank Sampah Sehati

Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:52 WIB
Fajar Widhiyanto

JAKARTA, Investor.id – Produsen minuman dan makanan untuk kesehatan PT Amerta Indah Otsuka meresmikan Bank Sampah Sehati yang merupakan bagain dari Program Otsuka Ecovillage. Otsuka Ecovillage ini merupakan program yang diciptakan untuk mendorong terciptanya  masyarakat yang mampu mengelola sampah secara mandiri.

Hasil produksi Amerta Indah Otsuka yang terafiliasi dari Otsuka Pharmaceutical Co., Ltd., Jepang sejauh ini dikenal publik lewat brand minuman isotonik pengganti ion tubuh Pocari Sweat, lalu camilan sehat berbahan kedelai Soyjoy, dan Oronamin C yang merupakan minuman bervitamin mengandung madu.

Bank Sampah yang diresmikan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan Otsuka kepada masyarakat setempat untuk mempermudah pengelolaan sampah Non Organik. Program Otsuka Ecovillage diklaim sebagai program yang komprehensif, terstruktur dan berkesinambungan.

Didukung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, pengembangan Otsuka Ecovillage diawali dengan edukasi terhadap masyarakat, dan berikutnya dilakukan sejumlah program seperti pembuatan biopori sebagai solusi mengelola sampah Organik yang nantinya akan menjadi kompos dan dapat dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.

Gerakan 1000 lubang Biopori dicanangkan pada awal program dengan komitmen setiap 1 lubang biopori akan diberikan 1 tanaman produktif. Hadir dalam acara peresmian hari ini Roy Sparringa selaku Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka, H Tana Indra Permana selaku Kepala Dinas LH Kabupaten Sukabumi, dan Nadine Alexandra, pemerhati lingkungan yang sekaligus merupakan Puteri Indonesia 2010.

Pada masa pandemi, gerakan mengurangi sampah plastik cenderung dikesampingkan karena ketakutan masyarakat bahwa virus dapat bertahan di benda-benda tertentu selama beberapa waktu. Kecenderungan menggunakan benda sekali pakai juga meningkat drastis, terutama yang terbuat dari plastik, merupakan alternatif paling aman bagi masyarakat.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi merilis bahwa produksi sampah di Kota Sukabumi sendiri mengalami peningkatan selama masa pandemi dan PPKM Level 4. Di mana saat ini terjadi peningkatan 1,4 ton per hari dibandingkan sebelumnya (Agustus, 2021). Namun pemerintah lokal tetap bekerja dengan sebaik-baiknya untuk menanggulangi permasalahan ini salah satunya dari Gerakan Sukabumi Bestari, dan bekerja sama dengan sektor privat yang berada di Sukabumi, seperti Otsuka, agar penanganan sampah dapat lebih efektif lagi.

Otsuka sebagai entitas bagian dari masyarakat Sukabumi berkomitmen untuk sepenuhnya membantu lingkungan dan program pemerintah lokal dalam menanggulangi sampah. Masa ini merupakan masa kritis untuk segera menggenjot program yang berkaitan dengan peduli lingkungan, karena itu Otsuka meluncurkan Otsuka Ecovillage. Di Otsuka Ecovillage sampah organik akan dikelola dengan teknik lubang biopori sehingga menjadi kompos yang dipakai untuk tanah sekitar. Otsuka telah melakukan sesi pelatihan biopori untuk masyarakat sejak tahun lalu. Untuk sampah non-organik akan dilakukan pemilahan sampah berdasarkan kategori di bank sampah Otsuka Ecovillage agar kemudian dapat didaur ulang.

Disampaikan Roy Sparringa, Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka, pihaknya menyadari banyak yang bisa dilakukan untuk keberlangsungan lingkungan hidup. “Otsuka ingin menjadi bagian dari solusi dengan meluncurkan Otsuka Ecovillage yang bukan hanya menfasilitasi pengelolaan sampah, tapi dapat menjadi pusat edukasi untuk masyarakat sekitar bagaimana membina dan membentuk kebiasaan baik dalam memilah dan mengelola sampah dengan mandiri. Otsuka bekerjasama dengan pemerintah lokal berharap bahwa Otsuka Ecovillage akan berkesinambungan untuk memberi kontribusi signifikan kepada lingkungan sekitar seiring waktu,” ujarnya saat peresmian, Rabu (13/10).

Sementara itu Kepala Dinas LH Kab. Sukabumi Tana Indra Permana mengatakan, pemerintah lokal menghargai inisiatif Otsuka yang melalui Otsuka Ecovillage berusaha berkontribusi nyata terhadap penanggulangan sampah di Sukabumi khususnya kecamatan Cicurug. “Dengan banyaknya kolaborasi seperti ini kami percaya lama-kelamaan kebiasaan baik akan terbentuk dan sampah yang berakhir dipembuangan sampah akan berkurang dengan sifnifikan” ujar Tana.

Nadine Alexandra, Pemerhati lingkungan yang juga Puteri Indonesia 2010, turut menyatakan dukungannya terhadap program Otsuka Ecovillage ini. Menurutnya isu sampah sudah menjadi isu yang memprihatikan sejak lama, ini sebabnya ia aktif menyuarakan bagaimana masyarakat bisa membantu menanggulangi isu ini jika mau mengubah kebiasaan membuang sampah dengan baik dan benar.

“Satu orang merubah kebiasaan saja akan sangat berarti bayangkan kalau satu perusahaan seperti yang dilakukan oleh Otsuka dengan Otsuka Ecovillage hari ini. Saya sangat mengapresiasi usaha-usaha perusahaan besar seperti Otsuka ini dalam menfasilitasi dan mengedukasi masyarakat untuk memiliki kebiasaan baik dalam pengelolaan sampah. Bank sampah merupakan Langkah yang sangat tepat, namun tetap harus diikuti dengan pembinaan,” kata Nadine.

“Otsuka Ecovillage ini diharapkan dapat sepenuhnya bermanfaat dan menjadi inspirasi serta semangat baru bagi masyarakat sekitar untuk menunjukkan kepedulian terhadap alam sekitar dengan berkontribusi dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan, demi bumi yang lebih baik”. tutup Roy Sparringa

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN