Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala Badan Pengawasan Obat Makanan (BPOM)   Penny K. Lukito pada saat konferensi pers  terkait

Kepala Badan Pengawasan Obat Makanan (BPOM) Penny K. Lukito pada saat konferensi pers terkait "Pendampingan Produksi Vaksin Zifivax" di PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia di Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/4/2022).

BPOM akan Keluarkan IzinPenggunaan Vaksin Merah Putih Agustus 2022

Jumat, 8 April 2022 | 23:10 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Kepala Badan Pengawasan Obat Makanan (BPOM)  Penny K. Lukito memperkirakan vaksin Merah Putih  mendapatkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari BPOM  pada  Agustus 2022. Vaksin ini  dikembangan oleh peneliti dari Universitas Airlangga (Unair)  bekerja sama dengan PT  Biotis Pharmaceuticals Indonesia

Penny menuturkan,  saat ini vaksin Merah Putih Unair-Biotis ini sudah mencapai tahap uji klinis fase II untuk mengukur efektivitas vaksin, khasiat dan mutu. Sejauh ini,  uji klinis fase II tengah berlangsung ini berjalan lancar  sehingga ditargetkan pada 28  Mei 2022 memasuki tahap ketiga.

“Vaksin Merah Putih dari Unair bekerja sama PT Biotis sudah  uji klinis  fase II, karena fase 1 berjalan dengan baik.  Kemudian,  fase kedua  juga berjalan baik, sehingga akan menuju uji klinis fase III pada 28  Mei 2022 dan berharap Agustus  2022  sudah mendapatkan EUA,” kata Penny pada saat konferensi pers terkait “Pendampingan Produksi Vaksin Zifivax” di PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia di Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/4/2022).  

Sebagaimana diketahui, uji klinis fase II mengikutsertakan 405 subjek yang akan dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok yang akan mendapatkan vaksin dosis 3 mcg dan 5 mcg serta vaksin kontrol yang akan diberikan dua kali suntikan dengan interval 28 hari. Sementara itu, uji klinis fase III yang dijadwalkan per 28 Mei 2022 nanti  untuk penentuan jenis sasaran kelompok usia.

Selanjutnya, Penny  menuturkan, hingga saat ini BPOM telah mengeluarkan 13 EUA untuk vaksin Covid-19.  Adapun 13 jenis vaksin  tersebut, yakni  vaksin CoronaVac (Sinovac), vaksin Covid-19 Bio Farma, Astrazeneca, Sinopharm, Moderna,  Comirnaty (Pfizer and BioNTech), Sputnik-V,  Janssen Covid-19 Vaccine,  Convidecia,  Zifivax, dan Covovax.

 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com