Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Sumber: BSTV

Menkes Budi Gunadi Sadikin. Sumber: BSTV

Menkes Perkirakan Puncak  Covid-19 BA.4 dan BA.5 Bisa Mencapai 20 Ribu  Kasus Per Hari

Sabtu, 18 Juni 2022 | 12:31 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

 

JAKARTA, investor.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperkirakan puncak kasus Covid-19  akibat subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 maksimum  mencapai 20.000   kasus per hari.

Hal ini disampaikan Budi dalam keterangan pers usia penyambutan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis, (16 /6/2022).

“Kira-kira nanti ya estimasi berdasarkan data di Afrika Selatan mungkin puncaknya kita (Indonesia)  di  20.000 per hari karena kita pernah sampai 60.000 per hari paling tinggi,” kata  Budi.

Budi menyebutkan 60.000 kasus per hari  menjelaskan  situasi Indonesia mencapai puncak  saat varian Delta dan Omicron.  Dalam hal ini,  lanjut Budi, situasi Indonesia kembali meningkat mencapai angka 1.000 per hari, Indonesia tentu mempelajari pola  peningkatan kasus di negara lain.

Dikatakan Budi, Indonesia mengamati peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di  Afrika Selatan sebagai negara pertama BA.4 dan BA.5 ditemukan, ternyata puncak kasus harian sepertiga dari puncak kasus varian Omicron dan Delta.  

Untuk itu, Indonesia per han mencapai 60.000 kasus per hari  akan mencapai sekitar 20.000 kasus per hari puncak akibat varian BA.4 dan BA.5 ini.

Budi juga menegaskan hal  yang perlu dilihat  bahwa fatality rate atau kematian lebih rendah sekitar 1/12 atau 1/10 dari varian Delta dan Omicron.

“Jadi kita percaya bahwa nanti akan ada kenaikan kira-kira maksimalnya mungkin 20.000 per hari gitu. Jadi satu  bulan sesudah diidentifikasi jadi sekitar minggu ketiga, minggu keempat Juli dan kemudian nanti akan turun kembali,” paparnya.

Selain itu, Budi menjelaskan level transmisi Indonesia berdasarkan standar WHO juga masih berada di level 1 dan akan naik ke level 2. Budi pun menegaskan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan pengawasan dan meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19, utamanya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di Tanah Air.

 

"Tetap waspada dan hati-hati, di luar bisa buka masker tapi begitu masuk di dalam kita harus tetap pakai masker atau kalau di luar kerumunannya banyak pakai masker atau kita merasa badan kita tidak sehat atau ada yang kita lihat duduk berdiri di sebelah kita walaupun di luar batuk-batuk kita tetap pakai masker," pungkasnya.

Editor : Komang (komang_99@yahoo.com )

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN