Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Program Blackmores Peduli Nutrisi Bunda dengan membagikan 12.000 botol vitamin Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold kepada 2.000 ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu di Kota Solo. ( Foto: Istimewa )

Program Blackmores Peduli Nutrisi Bunda dengan membagikan 12.000 botol vitamin Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold kepada 2.000 ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu di Kota Solo. ( Foto: Istimewa )

Blackmores Peduli Nutrisi Bunda Dukung Pemenuhan Multi-Mikronutrien dan DHA di Periode Emas Anak

Minggu, 19 Juni 2022 | 15:15 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kualitas hidup manusia yang ditentukan sejak awal janin bertumbuh di dalam kandungan mengharuskan para ibu untuk lebih memperhatikan asupan nutrisi demi mendukung kesehatan ibu dan perkembangan buah hati dalam kandungan. Pasalnya, periode emas atau golden age hanya berlangsung 1.000 hari pertama kehidupan anak yang dihitung dari masa dalam kandungan sampai dengan usianya mencapai 2 tahun.

Dilansir dari artikel Ikatan Dokter Anak Indonesia, berjudul “Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak” bahwa anak dengan usia di bawah 2 tahun masuk dalam periode kritis perkembangan. Di masa itu merupakan periode yang tepat untuk melakukan pemulihan bila terjadi gangguan pada tumbuh kembang anak.

Selain kebutuhan makronutrien seperti protein, lemak atau karbohidrat, ibu hamil juga wajib memenuhi asupan mikronutrien seperti asam folat, zat besi, yodium, kalsium dan juga minyak ikan yang merupakan sumber DHA.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kecukupan Hidrasi Ibu Hamil dan Menyusui

Bahkan, Food and Drug Administration (FDA) memberikan rekomendasi kepada wanita hamil untuk mengonsumsi ikan sebanyak 225– 350 gram ikan per minggu atau 300mg DHA setiap harinya. Kenyataannya, berdasarkan survei terakhir, 21% wanita hamil tidak mengonsumsi ikan selama kehamilan dan 75% wanita hamil hanya mengkonsumsi kurang dari 115 gram selama seminggu.

“Di masa kehamilan dibutuhkan asupan mikronutrien yang lengkap untuk mendukung perkembangan janin dan kesehatan ibu di masa kehamilan. DHA merupakan salah satu mikronutrien yang penting, karena defisiensi DHA selama kehamilan dapat menimbulkan beberapa resiko. Biasanya sering dihubungkan dengan kelahiran prematur, resiko preeklampsia, dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Sayangnya, masih banyak ibu hamil yang belum teredukasi untuk memenuhi asupan nutrisi mikronutriennya termasuk DHA. Padahal salah satu cara mudah untuk mendapatkan asupan DHA bisa melalui minyak ikan sebagai sumber utamanya,” ujar Dokter Spesialis Kandungan, dr. Boy Abidin, Sp.OG dalam keterangan tertulis, Minggu (19/6).

Ibu Hamil
Ibu Hamil

Salah satu manfaat dari asupan DHA, mampu mendukung perkembangan mata janin dan otak janin untuk merangsang kecerdasan sampai setelah lahir. DHA dinilai mampu memberikan hasil yang positif selama masa kehamilan, seperti mencegah kelahiran prematur, menurunkan resiko Berat Badan Lahir Rendah, hingga perkembangan jangka panjang anak.

Seorang bayi dikatakan mengalami BBLR jika saat lahir berat badannya kurang dari 2,5 kg. Dijelaskan dalam Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2020 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah bahwa setidaknya terdapat 17,59% kasus bayi lahir BBLR di Kota Solo. Salah satu penyebab BBLR ini dikarenakan kurangnya asupan mikronutrien seperti termasuk zat besi, asam folat, kalsium, vitamin B12, dan zinc, termasuk minyak ikan. Dibandingkan dengan kota lain di Jawa Tengah, kasus yang terjadi di Kota Solo tergolong tinggi.

Baca Juga: Pentingnya Pemenuhan Nutrisi untuk Busui

Melihat pentingnya asupan nutrisi di masa kehamilan, Blackmores menggandeng FoodCycle Indonesia dan Yayasan Gita Pertiwi untuk berkolaborasi menghadirkan “Program Blackmores Peduli Nutrisi Bunda.” Program ini ditujukan mendukung ibu hamil, khususnya di Kota Solo dalam memenuhi kebutuhan nutrisi Ibu dan Si Kecil. Kerja sama ini diwujudkan melalui suplementasi Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold sebanyak 12.000 botol kepada 2.000 ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu di Kota Solo.

“Blackmores senantiasa melakukan lebih bagi konsumen, salah satunya dengan berkomitmen memberikan yang terbaik bagi Ibu dan Si Kecil, karena kami percaya percaya tumbuh kembang si kecil berawal dari bunda yang sehat. Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold, salah satu produk unggulan dari Blackmores, memiliki kandungan nutrisi esensial yang dibutuhkan untuk bantu penuhi kebutuhan mikronutrien Ibu dan Si Kecil di masa kehamilan dan menyusui. Beberapa di antaranya seperti asam folat, minyak ikan, zat besi, kalsium, serta vitamin & mineral lainnya. Minyak ikan yang terkandung di dalam suplemen ini juga merupakan sumber DHA yang sangat baik untuk perkembangan otak dan kognitif Si Kecil mulai dari hamil hingga menyusui,” ungkap Senior Brand Manager Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold, Tiffany Pratiwi Suwandi.

Ketua Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Solo Selvi Ananda (ketiga dari kanan) berfoto bersama usai  memberikan paket multivitamin bagi ibu hamil dan menyusui di Kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo. Program Blackmores Peduli Nutrisi Bunda dengan membagikan 12.000 botol vitamin Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold kepada 2.000 ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu di Kota Solo. ( Foto: Istimewa )
Ketua Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Solo Selvi Ananda (ketiga dari kanan) berfoto bersama usai memberikan paket multivitamin bagi ibu hamil dan menyusui di Kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo. Program Blackmores Peduli Nutrisi Bunda dengan membagikan 12.000 botol vitamin Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold kepada 2.000 ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu di Kota Solo. ( Foto: Istimewa )

Penting bagi para orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak terutama pada masa 1.000 hari pertama kehidupan anak sehingga dapat meminimalisir adanya penyimpangan pertumbuhan, seperti status gizi buruk atau stunting pada anak.

“Kasus BBLR menjadi perhatian kita bersama untuk bisa memberikan edukasi kepada para ibu hamil, khususnya di Kota Solo. Kasus BBLR seringkali disebabkan karena kurangnya asupan miktronutrien yang dibutuhkan ibu hamil, salah satunya DHA. BBLR menimbulkan keprihatinan bagi kami dan jumlah angka tersebut harus terus ditekan. Kami berterima kasih kepada Blackmores, yang telah memulai inisiatif kepeduliannya dengan memberikan aksi secara langsung untuk membantu mengantisipasi terjadinya BBLR lewat pemenuhan kebutuhan multimikronutrien dari suplemen,” kata Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BAPPEDA Kota Surakarta, Reni Andri Lestari, ST, MM.

Baca Juga: Turunkan Stunting, Kemenkeu Siapkan Rp 44,8 Triliun

Selain BBLR, stunting merupakan isu yang menjadi sorotan Pemerintah Kota Solo. “Masih ada sekitar 800 anak kasus stunting, target kita bisa menurunkan 3% setiap tahun. Ini memang berat, tapi kita gandeng banyak pihak untuk mendukung, karena tidak hanya sekedar sosialisasi dan edukasi saja tapi juga harus diberikan bantuan vitamin dan makanan sehat juga,” demikian penuturan Ketua TP PKK Kota Surakarta Selvi Ananda Gibran.

Sebagai informasi, “Program Blackmores Peduli Nutrisi Bunda” merupakan upaya untuk menekan angka BBLR di Kota Solo, sehingga kebutuhan nutrisi sebagai awal untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas bisa terpenuhi. “Blackmores Peduli Bunda” sendiri telah berjalan mulai April dan akan berlangsung hingga September mendatang.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN