Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mobilitas Kendaraan di Jakarta naik 40% di Masa PPKM Level 1. Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Mobilitas Kendaraan di Jakarta naik 40% di Masa PPKM Level 1. Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Jabodetabek Kembali Level 2, Berikut Dampaknya bagi Sejumlah Usaha

Selasa, 5 Juli 2022 | 10:31 WIB
Lenny Tristia Tambun (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menaikkan status level PPKM Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dari level 1 menjadi level 2. PPKM Level 2 tersebut akan berlaku efektif mulai 5 Juli hingga 1 Agustus 2022.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 33 tahun 2022 tentang PPKM Level 2 dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Advertisement

Baca juga: Menkes: Indonesia Sudah Lewati Puncak Kasus Varian BA.4-BA.5 Covid-19

Penerapan PPKM Level 2 untuk Jabodetabek berimbas terhadap perubahan aturan kapasitas pengunjung di bioskop, warung makan, kafe, restoran hingga pusat perbelanjaan yang dari awalnya 100% pada PPKM Level 1, kini menjadi 75% dalam Level 2.

Berdasarkan Inmendagri No 33/2022, restoran atau rumah makan dan kafe yang berada dalam toko atau gedung serta area terbuka hanya boleh buka hingga pukul 22.00 WIB dengan kapasitas 75%. Masyarakat juga hanya diizinkan makan selama 60 menit.

Aturan serupa juga berlaku pada restoran atau kafe yang baru buka pada malam hari. Restoran atau kafe malam hanya boleh beroperasi hingga pukul 02.00 WIB dini hari dengan kapasitas 75% dan waktu makan 60 menit.

Begitu juga dengan kapasitas mal, diturunkan menjadi 75% dengan jam operasional tetapi sampai pukul 22.00 WIB.

Inmendagri ini kembali menegaskan seluruh pengunjung yang mendatangi bioskop, warung makan, kafe, restoran dan mal wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 1 Agustus

“Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai serta hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan,” demikian isi salah satu aturan dalam Inmendagri Nomor 33/2022 yang dikutip Beritasatu.com, Selasa (5/7/2022).

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Airlangga Hartarto mengungkapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah mulai kendor di sejumlah mal atau pusat perbelanjaan.

Temuan ini menjadi catatan bagi pemerintah. Karena, pemerintah tetap ingin kebijakan scan barcode Peduli Lindungi saat masuk ke dalam mal, restoran, sekolah, bioskop atau pusat keramaian tetap dilakukan dan diperketat. Begitu juga dengan penggunaan masker tetap dilakukan bila masyarakat berinteraksi dengan jarak dekat.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN