Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Negara-negara yang melaporkan kasus cacar monyet yang dikonfirmasi pada manusia 1970 - 2021. (Sumber: who.int)

Negara-negara yang melaporkan kasus cacar monyet yang dikonfirmasi pada manusia 1970 - 2021. (Sumber: who.int)

Cacar Monyet Bisa Reinfeksi, Ini Penjelasan Pakar

Jumat, 5 Agustus 2022 | 18:31 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Ketua Satgas Monkeypox Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Hanny Nilasari mengatakan  cacar monyet sama seperti penyakit menular lainnya, yakni bisa reinfeksi.

Hanny  menjelaskan apabila seseorang terkena infeksi cacar monyet , tentu akan membentuk sesuatu  antibodi untuk melindungi  tubuh sehingga  terlindungi terhadap penyakit tersebut dalam masa waktu tertentu. Namun, situasi ini tidak berlaku untuk vaksin pasien yang memiliki imunokompromais atau defisiensi  imun tubuh.

Advertisement

“Jadi ada pertanyaan apakah cacar monyet akan tertular kembali, itu masih bisa  tetapi tentunya tubuh mempunyai antibodi untuk  masa waktu tertentu sehingga  tubuh akan terlindungi, kecuali pasien tersebut memiliki Imunokompromais atau defisiensi  imun tubuh,”  ujar Hanny pada acara konferensi pers daring terkait “ Monkeypox atau cacar monyet” pada Jumat, (5/8/2022).

Hanny menjelaskan bahwa pasien memiliki imunokompromais ini daya tahan tubuh sangat lemah,  sehingga bisa terjadi reinfeksi berulang-ulang.

Selanjutnya, Hanny juga menjelaskan pada saat terjadi kelainan pada kulitnya  akibat cacar monyet ini akan hilang seiring waktu.  Pasalnya, pada suatu saat  erupsi, misalnya terjadi bintik, timbul ruam-ruam atau lesi dan cairan nanah pada periode tertentu, biasanya dalam tujuh hari akan membaik.

Menurut Hanny, pada saat kulit kembali membaik ini bisa terjadi  bekas. Dalam hal ini, ia mencontohkan bekas jerawat ada yang terlihat seperti bolong-bolong atau hitam-hitam.

Untuk itu, Hanny menjelaskan  dalam penanganan cacar monyet ini, peran seorang dokter mengobati hingga kondisi pasien kembali seperti sebelumnya. “Artinya, kita selain mengobati virus, komplikasi-komplikasi yang terjadi  seperti Hiperpigmentasi postinflamasi (HPI)  itu juga  harus menjadi konsen  seorang dokter  sampai pasiennya sembuh,” ucapnya. 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN