Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi vaksin

Ilustrasi vaksin

IDI: Vaksin Cacar  Masih Efektif Atasi  Penyakit Cacar Monyet

Jumat, 5 Agustus 2022 | 22:06 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

Fatima Bona <fath.bona@gmail.com>

9:38 PM (4 minutes ago)
   
 
to Editor, jeismontesori, yudo.dahono, me, claudiaberitasatu

JAKARTA, Investor.id - Ketua Satgas Monkeypox Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Hanny Nilasari mengatakan   secara teori, vaksin cacar masih efektif untuk atasi penyakit cacar monyet atau monkeypox.

Advertisement

Sekadar informasi, populasi yang lahir sebelum tahun 1980  ke bawah pernah mendapatkan vaksinasi cacar. Pasalnya,  Indonesia bebas cacar tahun 1980.

“Jadi sebelum itu, kita masih mendapatkan vaksinasi cacar, populasi yang lahir sekitar tahun 1980-an  ke bawah  itu masih mendapatkan vaksinasi  cacar. Nah menurut teori, infeksi monkeypox bisa ter-cover dengan vaksinasi cacar,” ucapnya pada acara konferensi pers daring terkait “ Monkeypox atau Cacar Monyet” pada Jumat, (5/8/2022).

Ia menuturkan, vaksinasi cacar dianggap masih efektif untuk melindungi diri dari  infeksi cacar  monyet.  

Sementara ketika ditanya seberapa besar pengaruh vaksin cacar untuk mengatasi cacar monyet, Hanny menjelaskan berdasarkan literatur masih ada efek  untuk melindungi dari cacar monyet. Namun, tidak disebutkan persentasenya.

Untuk itu, Hanny menuturkan untuk pencegahan cacar monyet ini, perlu kesadaran semua pihak untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS) dan protokol 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan).

“Jadi tetap menjaga jarak, menggunakan APD (alat pelindung diri)  pada saat  bertemu dengan orang-orang yang terduga  untuk tenaga kesehatan. Sementara, untuk masyarakat harus mencuci tangan dan selalu menjaga  jarak hingga asupan makan harus dijaga,” ujarnya.

Kemudian, Hanny menyarankan agar  masyarakat membiasakan konsumsi daging yang benar-benar matang. Hal ini untuk mengantisipasi penularan cacar monyet dari hewan ke manusia.  Selain itu, menghindari kontak langsung dengan hewan penular yang diduga  terinfeksi cacar monyet.

Hanny juga mengimbau masyarakat untuk  segera melaporkan kepada petugas kesehatan,  jika menderita gejala cacar monyet di area-area tertutup.

“Jadi harus berterus terang dan berbicara jujur  kepada dokter pemeriksa supaya dokter bisa melakukan pemeriksaan dan identifikasi,  sehingga temuan kasus secara dini bisa  terlaksana,” ucapnya. 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN