Menu
Sign in
@ Contact
Search
Tenaga kesehatan bekerja di sebuah klinik demam di Rumah Sakit Shengjing Universitas Kedokteran Tiongkok di Shenyang, Provinsi Liaoning, Tiongkok timur laut pada 15 Desember 2022. (Foto: ANTARA FOTO/Xinhua/Yang Qing/wsj)

Tenaga kesehatan bekerja di sebuah klinik demam di Rumah Sakit Shengjing Universitas Kedokteran Tiongkok di Shenyang, Provinsi Liaoning, Tiongkok timur laut pada 15 Desember 2022. (Foto: ANTARA FOTO/Xinhua/Yang Qing/wsj)

Kemenkes Pastikan Kasus Covid-19 di Indonesia Terkendali

Senin, 16 Jan 2023 | 15:49 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebutkan bahwa kasus Covid-19 di Indonesia semakin terkendali. Hal ini berkaca dari laporan perkembangan kasus Covid-19 nasional.

Baca juga: Kebijakan Nol Covid-19 Tiongkok Berakhir, Pasar Asia Pasifik Naik

Nadia menuturkan, kasus konfirmasi nasional Senin, (16/1/2022), sebanyak 239 kasus. Jumlah ini turun dari sehari sebelumnya, Minggu (15/1/2022), sebanyak 389 kasus. Sementara untuk keterisian tempat tidur/ (bed occupancy rate/BOR) rumah sakit nasional per hari ini adalah 2,78% dan kasus meninggal 3 orang.

Sebagaimana diketahui, kasus Covid-19 kembali naik di beberapa negara, salah satunya Tiongkok. Sebagaimana diketahui, kasus kematian akibat Covid-19 di Tiongkok mendekati 60.000 orang sejak kebijakan Nol-Covid negara itu diakhiri pada Desember lalu. Demikian pernyataan seorang pejabat medis dari Komisi Kesehatan Nasional (NHC) pada konferensi pers di Beijing pada akhir pekan.

Advertisement

Jiao Yahui, kepala departemen urusan medis NHC mengatakan, Tiongkok mencatat 59.938 kematian terkait Covid-19 antara 8 Desember hingga 12 Januari. Dari kematian tersebut, 5.503 berasal dari gagal napas yang disebabkan oleh infeksi Covid-19, dan 54.435 adalah orang yang terinfeksi Covid-19 serta penyakit yang mendasarinya. penyakit, seperti kanker dan penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Dituduh Pelit Informasi Covid-19, Tiongkok Minta AS Tak Politisasi Pandemi

Tiongkok sebelumnya hanya mendaftarkan pasien Covid-19 yang meninggal karena gagal napas sebagai yang meninggal karena Covid-19. Pada bulan setelah 8 Desember, Tiongkok melaporkan hanya 37 kematian akibat kasus Covid-19 lokal, menurut angka yang dirilis di situs web Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Tiongkok, bahkan ketika wabah tersebut telah membuat rumah sakit dan krematorium kewalahan di tengah lonjakan Covid-19 yang nyata. kota.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Amerika Serikat menuduh Tiongkok "kurang mewakili" tingkat keparahan wabahnya saat ini, sementara pejabat tinggi kesehatan global juga mendesak Beijing untuk berbagi lebih banyak data tentang ledakan penyebaran Covid-19 di Tiongkok, di mana laporan telah muncul. rumah sakit dan rumah duka yang kewalahan.

Pada hari Sabtu, direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus berbicara dengan Menteri Kesehatan Tiongkok Ma Xiaowei tentang lonjakan tersebut.

Pejabat Tiongkok berbagi informasi termasuk angka terbaru pada klinik rawat jalan, rawat inap, pasien yang membutuhkan perawatan darurat dan perawatan kritis, dan kematian di rumah sakit, kata WHO dalam sebuah pernyataan.

“WHO sedang menganalisis informasi ini, yang mencakup awal Desember 2022 hingga 12 Januari 2023, dan memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang situasi epidemiologis dan dampak gelombang ini di Tiongkok,” katanya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com