Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Biskuat Academy 2019  telah melakukan babak penyisihan yang diikuti oleh sebanyak 384 tim di 8 kota, yaitu Jakarta, Medan, Palembang, Malang, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Bali pada Agustus hingga Desember 2019 lalu. Sebagai puncaknya, babak final Biskuat Academy 2019 berlangsung pada 11-12 Januari 2020 di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta, yang diikuti oleh 16 tim perwakilan dari setiap kota dan para finalis akan mendapatkan sertifikat dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga yang dapat digunakan untuk pendaftaran jalur pretasi.

Biskuat Academy 2019 telah melakukan babak penyisihan yang diikuti oleh sebanyak 384 tim di 8 kota, yaitu Jakarta, Medan, Palembang, Malang, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Bali pada Agustus hingga Desember 2019 lalu. Sebagai puncaknya, babak final Biskuat Academy 2019 berlangsung pada 11-12 Januari 2020 di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta, yang diikuti oleh 16 tim perwakilan dari setiap kota dan para finalis akan mendapatkan sertifikat dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga yang dapat digunakan untuk pendaftaran jalur pretasi.

Ajang Biskuat Academy Dukung Pembentukan Karakter Anak

Euis Rita Hartati, Minggu, 12 Januari 2020 | 16:55 WIB

JAKARTA, investor.id – Biskuat, salah satu produk biskuit dari Mondelez International, menggelar progam Biskuat Academy 2019, kompetisi sepak bola kategori usia U-10 dan U-12 di 8 kota, dengan tema “Kekuatan yang Baik dari Dalam”.

Bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan didukung oleh Evan Dimas, Biskuat Academy 2019 merupakan bagian dari serangkaian kegiatan untuk mendorong anak Indonesia memiliki karakter yang baik dari dalam diri guna membentuk generasi muda Indonesia yang kuat.

Pada bulan Agustus hingga Desember 2019, Biskuat Academy 2019 telah melakukan babak penyisihan yang diikuti oleh sebanyak 384 tim di 8 kota, yaitu Jakarta, Medan, Palembang, Malang, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Bali.

Sebagai puncaknya, babak final Biskuat Academy 2019 berlangsung pada 11-12 Januari 2020 di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta, yang diikuti oleh 16 tim perwakilan dari setiap kota, masing-masing 8 tim untuk U-10 dan U-12. Para finalis dari kompetisi ini akan mendapatkan sertifikat dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga yang dapat digunakan untuk pendaftaran jalur pretasi.

Untuk mendorong ‘Kekuatan yang Baik dari Dalam’, Biskuat Academy 2019 memiliki coaching clinic yang dipandu oleh pemain bola profesional di setiap kota, untuk memberikan pengarahan terkait pembentukan karakter yang dibutuhkan untuk menjadi pemain bola yang handal, seperti sportifitas, kerja sama tim, dan pantang menyerah,” kata Head of Biscuit Mondelez Indonesia Maggie Effendy.

Selain itu, Biskuat Academy 2019 juga menyelenggarakan workshop khusus yang dipandu oleh pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri. Workshop ini diadakan untuk para pelatih dan peserta sebelum pertandingan final, dan bertujuan untuk membahas lebih dalam cara pembangunan karakter bagi anak serta strategi dalam sepak bola.

Biskuat Academy 2019 merupakan kompetisi sepak bola kategori usia U-10 dan U-12 di 8 kota, yang turut bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan didukung oleh Evan Dimas, sebagai rangkaian kegiatan untuk mendorong anak Indonesia memiliki karakter yang baik dari dalam diri guna membentuk generasi muda Indonesia yang kuat.
Biskuat Academy 2019 merupakan kompetisi sepak bola kategori usia U-10 dan U-12 di 8 kota, yang turut bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan didukung oleh Evan Dimas, sebagai rangkaian kegiatan untuk mendorong anak Indonesia memiliki karakter yang baik dari dalam diri guna membentuk generasi muda Indonesia yang kuat.

Menanggapi tema Biskuat Academy 2019 “Kekuatan yang Baik dari Dalam”, Mona Ratuliu sebagai penggiat parenting dan penulis duku Digital ParenThink menyatakan dukungannya. “Sebagai seorang ibu, saya melihat program Biskuat Academy 2019 sangat positif untuk anak Indonesia. Tidak hanya berfokus pada kompetisi, Biskuat Academy 2019 juga sangat memperhatikan aspek pembinaan karakter dan mendorong anak Indonesia menjadi generasi kuat di masa depan. Dengan membangun karakter diri yang baik sejak dini, saya yakin dapat membantu menentukan kesuksesan anak di masa depan,” jelasnya.

Evan Dimas, salah satu pemain Timnas kebanggaan Indonesia, mengungkapkan bahwa pertandingan sepak bola untuk anak-anak memberikan manfaat yang sangat besar termasuk untuk perkembangan karakter. “Melalui Biskuat Academy 2019, anak Indonesia belajar menjadi pemain yang suportif, bekerja sama dengan tim, dan masih banyak lagi. Program ini juga bisa menciptakan bibit dari generasi muda yang unggul dalam olah raga sepak bola,” katanya.

Biskuat merupakan makanan ringan berbahan gandum dan susu yang mengandung 9 vitamin, yaitu Vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, B12, D, dan E; dan dilengkapi 6 mineral yaitu kalsium, magnesium, besi, fosfor, seng, dan yodium, yang hadir dalam 2 varian yaitu original dan cokelat. Dengan menyediakan camilan bernutrisi dan beragam kegiatan positif, Biskuat ingin menginspirasi anak Indonesia untuk memiliki karakter yang baik dari dalam diri guna membentuk generasi muda Indonesia yang kuat.

Mondelez Indonesia adalah bagian dari Mondelez International, Inc. (NASDAQ: MDLZ); pemimpin global di industri coklat, biskuit, permen karet dan minuman bubuk. Memiliki berbagai merek yang sudah menjadi ikon global seperti OREO, keju Kraft, Cadbury Dairy Milk, dan Toblerone; serta Biskuat sebagai merek unggulan lokal. Mondelez Indonesia telah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia.

Sebagai perusahaan cokelat terbesar di dunia, Mondelez berkomitmen untuk berkontribusi kepada masyarakat dengan berinvestasi pada pertanian berkelanjutan, dan promosi gaya hidup sehat. Sejak Oktober 2013, program Cocoa Life telah dimulai untuk membangun pasokan berkelanjtan dan mengembangkan komunitas di berbagai negara penghasil cokelat utama, termasuk Indonesia.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA