Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Virtual executive lecture Infobank dan The Asian Post dengan tema Membangun Manusia Indonesia yang Sehat, Humanis, Profesional, dan berintegritasi, Kamis (26/11).

Virtual executive lecture Infobank dan The Asian Post dengan tema Membangun Manusia Indonesia yang Sehat, Humanis, Profesional, dan berintegritasi, Kamis (26/11).

Budaya Gotong Royong Bergeliat di Tengah Pandemi

Kamis, 26 November 2020 | 21:28 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Budaya gotong royong di Indonesia semakin menggeliat di tengah pandemi Covid-19. Hal ini terbukti dengan munculnya berbagai pihak maupun gerakan di Indonesia untuk saling membantu dan menginspirasi untuk tetap bertahan serta bangkit.

Salah satunya adalah Gerakan Pakai Masker (GPM). Ketua Umum Gerakan GPM Sgit Pramono mengatakan gerakan tersebut hadir untuk mengkampanyekan memakai masker agar menjadi hal wajib atau bagian gaya hidup bagi masyarakat ditengah pandemi ini. Ditambah lagi, dengan menjaga jarak dan mencuci tangan. Gerakan ini memiliki dampak yang sangat besar, tidak hanya untuk mencegah terjadinya penularan virus SARS-COV II. Tapi juga menjadi kunci untuk kembali menggerakan roda perekonomian Indonesia.

Mengingat para ahli memperkirakan pandemi ini masih akan terus berlangsung hingga 1-2 tahun ke depan.

Virtual executive lecture Infobank dan The Asian Post dengan tema Membangun Manusia Indonesia yang Sehat, Humanis, Profesional, dan berintegritas, Kamis (26/11).
Virtual executive lecture Infobank dan The Asian Post dengan tema Membangun Manusia Indonesia yang Sehat, Humanis, Profesional, dan berintegritas, Kamis (26/11).

“Kita tidak bisa mengandalkan vaksin saja dalam pandemi ini. Tapi juga kita masih harus hidup berdampingan dengan virus ini setidaknya dalam 1-2 tahun kedepan. Caranya adalah dengan tetap menggunakan masker,” ungkapnya di sela virtual executive lecture Infobank dan The Asian Post dengan tema 'Membangun Manusia Indonesia yang Sehat, Humanis, Profesional, dan berintegritas', Kamis (26/11).

Tidak hanya itu, geliat budaya gotong royong untuk saling membantu sesama di masa pandemi ini juga ditunjukkan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Sekretaris Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Hong Tjhin mewakili Ketua Yayasan, Liu Su Mei, mengatakan dalam membantu sesama pihaknya telah menyalurkan berbagai bantuan dan masih tetap berlangsung hingga saat ini. Pada awal pandemi, pihaknya menggandeng para pengusaha Indonesia yang bernaung di Kamar Dagang Indonesia (Kadin) melalui kementerian Kesehatan RI telah menyalurkan bantuan penanganan Covid-19 ke rumah sakit di seluruh Indonesia.

Selain itu, lanjut dia, Tzu Chi bersama kantor penghubungnya telah menyalurkan bantuan kepada 319 institusi dan 1.074 rumah sakit dan puskesmas yang tersebar di Jabodetabek dan 26 Provinsi di Indonesia. Pihaknya juga memberikan bantuan paket sembako bagi yang membutuhkan sebanyak 400 ribu lebih dan masih terus berjalan hingga saat ini.

“Bagi Yayasan Tzu Chi segala sesuatu apapun yang ingin kita lakukan kita lakukan bagi lingkungan maupun kebaikan kemanusian harus dimulai dari diri sendiri,” paparnya.

Ketua Umum Gerakan GPM Sgit Pramono
Ketua Umum Gerakan GPM Sgit Pramono

Sementara itu, anggota Dewan Pakar yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Infobank Eko B Supriyanto mengatakan antusiasme para tokoh tersebut untuk kemajuan bangsa tak hanya memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di negeri ini, tapi juga mampu memberikan inspirasi bagi orang lain untuk turut membangun negeri ini, Untuk itu, pihaknya memberikan penghargaan 'Top 10 Most Outstanding People' kepada 10 tokoh nasional yang dinilai telah memberikan kontribusi besar kepada negeri ini. 

Kesepuluh tokoh tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Jenderal TNI (Hor) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A., Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Kabareskrim Polri Komjen Drs. Listyo Sigit Prabowo, mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan, founder Panin Bank Mu’min Ali Gunawan, mantan Direktur Utama BRI Sofyan Basir, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei, Ketua Umum Gerakan Pakai Masker (GPM) Sigit Pramono, jurnalis senior dan Dubes RI di Singapura Suryopratomo, dan pendiri sekolah gratis Undang Suryawan.

Eko menambahkan Top 10 Most Outstanding People adalah daftar 10 tokoh nasional yang luar biasa. Mereka dipilih karena memiliki peran di bidangnya dengan dedikasi maupun kemampuan yang luar biasa, dan dengan hasil maupun cara yang lebih unggul dari orang lain. Kesepuluh tokoh ini memiliki latar-belakang dan pengabdian yang berbeda-beda, baik di bidang sosial, politik, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan pers. “Mereka memiliki komitmen tinggi dan sangat kapabel di bidangnya. Karena tanggung jawab dan integritasnya, mereka dipandang positif oleh masyarakat, sehingga memiliki social trust yang tinggi,” tutupnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN