Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Joune Ganda. Foto: IST

Joune Ganda. Foto: IST

HARI AIDS SEDUNIA 2019,

Joune Ganda: Generasi Muda Minut Jangan Sampai Terpapar HIV/AIDS

Gora Kunjana, Minggu, 1 Desember 2019 | 22:43 WIB

MANADO, investor.id – Terkait momentum peringatan Hari AIDS sedunia 1 Desember, pebinis kawakan Sulawesi Utara (Sulut) yang mulai terjun ke dunia politik Joune GandaSE meminta generasi muda Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menjaga dan menghindari terpapar penyakit mematikan itu.

Joune Ganda,seperti dilansir manadonews.co.id, Minggu (1/12/2019) mengatakan, tahun-tahun sebelumnya setiap tahun pemerintah selalu merilis data penderita AIDS yang cenderung meningkat.  Ironisnya, tandas Joune, korban usia muda cukup signifikan, bahkan kasus yang sangat menggegerkan dunia adalah kasus salah seorang balita di Cianjur menderita HIV/AIDS, tertular dari air susu ibu, dengan ayah sebagai sumbernya.

“Momentum peringatan dan sejumlah kasus baru yang terjadi saat ini, dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang HIV. Oleh karena itu masyarakat perlu tahu tentang HIV. HIV memiliki tiga tahapan infeksi yang akhirnya bisa menyebabkan AIDS,” ujar Joune Ganda.

Dia menjelaskan, pada prinsipnya belum tentu penderita HIV terinfeksi AIDS, namun yang jelas siapapun, segala usia bisa terinfeksi HIV, termasuk bayi sekalipun.

“Melihat bahaya yang ditimbulkan jika tertular HIV, maka saya mengimbau masyarakat Minahasa Utara khususnya generasi muda menjaga pergaulan dan biasakan pola hidup bersih dan sehat sesuai ajaran Agama masing-masing.”ujar Wakil ketua bidang ekonomi DPD PDI Perjuangan Sulut yang juga calon kuat yang akan maju Pilkada Minut besutan DPD PDI Perjuangan Sulut.

Adapun 4 cara penularan HIV yang wajib diwaspadai. Pertama, hubungan seks. Cara penularan HIV yang paling umum yaitu melalui hubungan seksual. Baik dari pria ke wanita, ataupun sebaliknya, termasuk sesama jenis.

Penularan HIV terjadi saat hubungan seksual melalui beberapa cara lainnya.Seperti seks melalui vagina, anal, hingga seks oral. Penularan ini bisa dicegah apabila penderita menggunakan alat pengaman (kontrasepsi).

Kedua, jarum suntik. Cara penularan HIV selanjutnya yaitu melalui jarum suntik. Jarum suntik yang terkontaminasi darah yang terinfeksi HIV sangat berisiko. Oleh karena itu patut diwaspadai penggunaan jarum suntik bekas.
Adapun dalam kasus lain penggunaan suntik lainnya bisa terjadi melalui aktivitas tindik atau tatto. Hal itu karena penggunaan jarum suntik tidak steril.

Ketiga, transfusi atau donor darah. Rupanya penularan juga kerap berisiko melalui transfusi darah.

Keempat, penularan saat kehamilan. Berikut cara penularan HIV yang umum juga terjadi melalui ibu kepada anaknya. Apabila seorang ibu terinfeksi HIV maka selama masa kehamilan bayi pun ikut terjangkit. Penularan HIV dari ibu ke anak ini disebut kompleks. Karena virus dapat menular mulai dari hubungan seks, masa kehamilan, persalinan, atau melalui ASI. Bahkan HIV juga ditularkan kepada bayi dapat melalui makanan.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA