Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Diskusi virtual #HaloTalks Vol.4: Mencatat Periode Menstruasi: Hal Mudah, Berdampak Besar, Rabu (25/11)

Diskusi virtual #HaloTalks Vol.4: Mencatat Periode Menstruasi: Hal Mudah, Berdampak Besar, Rabu (25/11)

Manfaat Mencatat Periode Menstruasi

Rabu, 25 November 2020 | 19:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Memonitor atau mencatat siklus menstruasi seringkali terlupakan, padahal aktivitas ini bermanfaat sangat penting dalam seluruh tahapan hidup perempuan sejak konsepsi sampai usia lanjut, termasuk untuk perencanaan keluarga. Apa sajakah manfaatnya?

Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr Kartika Cory SpOG S mengatakan, kesadaran individu untuk memahami konsep kesehatan reproduksi dengan memonitor siklus menstruasinya secara berkala dan intensif dapat menjaga kualitas sistem reproduksi sedari dini.

Tidak hanya itu, mencatat periode menstruasi juga dapat mengantisipasi risiko penyakit reproduksi hingga usia lanjut, serta perencanaan keluarga yang lebih matang. Monitor siklus menstruasi memang terkesan mudah, namun berdampak sangat besar, tidak hanya bagi individu itu sendiri, tapi juga mendukung kesejahteraan perempuan pada umumnya serta memastikan generasi yang sehat dan berkualitas.

“Sering kali banyak isu terkait kesehatan reproduksi yang akar permasalahannya dapat lebih mudah teridentifikasi jika pasien mengetahui masa menstruasi mereka. Hal itulah yang menjadi pertama kali dipertanyakan oleh dokter genekologi saat memeriksakan pasiennya,” ungkap dia di sela virtual #HaloTalks Vol.4: Mencatat Periode Menstruasi: Hal Mudah, Berdampak Besar, Rabu (25/11).

Untuk menghitung siklus menstruasi, dr Kartika mengatakan setiap perempuan memiliki siklus yang umumnya berjarak 21-35 hari sejak hari pertama menstruasi di bulan sebelumnya. Tidak hanya itu, yang perlu diperhatikan juga adalah periode berlangsungnya menstruasi yang umumnya berlangsung antara 3-7 hari.

Selain itu, jangan anggap sepele keluhan seputar menstruasi karena bisa jadi berhubungan dengan hal lain yang lebih serius.

Misalnya saja Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS) atau gangguan hormonal yang menyebabkan peningkatan volume ovarium/sel telur yg terdiri dari folikel-folikel kecil berisi air sehingga gambarannya menyerupai kista-kista kecil, Premenstrual Syndrome (PMS) yang sifatnya hormonal, Dysmenorrhoea atau kram perut akibat kontraksi pada rahim, Menorrhagia atau pendarahan berlebihan dalam waktu yang berlangsung lama, serta Amenorrhoea atau kondisi saat perempuan tidak mengalami haid dalam periode tertentu yang bisa jadi tanda ketidaksuburan.

Karena itu, lanjut dia, sangat penting bagi perempuan mengetahui siklus menstruasi sebab hal ini memiliki banyak sekali manfaat seperti mendeteksi anomali untuk menghindari penyakit reproduksi sejak dini, memantau siklus subur untuk program KB, identifikasi usia kehamilan.

“Serta, perencanaan aktivitas bagi mereka yang memiliki implikasi sakit yang serius saat dalam keadaan menstruasi,” paparnya.

Melihat pentingnya mencatat periode menstruasi, VP Marketing Halodoc Felicia Kawilarang mengatakan pihaknya menghadirkan fitur baru, yaitu Kalender Menstruasi. Dengan fitur ini memungkinkan pengguna untuk dapat mencatat periode menstruasi guna mengetahui masa subur maupun mendeteksi perubahan siklus menstruasi dan korelasinya dengan kelainan atau penyakit reproduksi tertentu sejak dini.

Tidak hanya itu, lanjut dia, data internal Halodoc mencatat bahwa Chat dengan Dokter ObGyn masuk dalam daftar 5 konsultasi paling populer, menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan pengguna yang cukup signifikan untuk topik kehamilan (obstetri) dan penyakit sistem reproduksi perempuan (ginekologi). “Hadirnya fitur Kalender Menstruasi ini diharapkan dapat membantu para pengguna untuk lebih memerhatikan kesehatan reproduksi, yang mana sangat penting tidak hanya untuk merencanakan atau menunda kehamilan, namun juga mendeteksi anomali reproduksi sejak dini,” tutupnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN