Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Vitamin dan mineral. Foto: Investor Daily/IST

Vitamin dan mineral. Foto: Investor Daily/IST

Menjaga Kecukupan Vitamin dan Mineral

IIN, Minggu, 12 Mei 2019 | 21:37 WIB

Terbatasnya asupan nutrisi menjadi tantangan saat menjalani puasa Ramadan. Untuk menjaga daya tahan tubuh perlu diimbangi dengan asupan bergizi yang mengandung mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Daya tahan tubuh dapat menurun dan risiko sakit pun meningkat jika kekurangan vitamin dan mineral. Konsumsi gizi berimbang dan suplemen saat makan sahur menjadi kunci untuk menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa.

Dr Suci Sutinah Diah Suksmasari, Medical Advisor of PT Bayer Indonesia, mengatakan, pada umumnya pola makan orang yang berpuasa di bulan Ramadan cenderung berubah dari pola makan sehari-hari. “Ini bisa dilihat dari populernya jenisjenis makanan tertentu, seperti minuman atau makanan yang mengandung santan, gorengan, makanan dengan rasa atau bumbu yang kuat. Serta makanan dengan gula tinggi seperti kue-kue,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (8/5).

Padahal, lanjut dia, kekurangan vitamin dan mineral sangat berbahaya. Sebab, pada saat menjalankan puasa mempunyai efek langsung terhadap sistem kekebalan tubuh, terutama jika kekurangan vitamin dan mineral seperti vitamin C, vitamin D dan zinc.

Vitamin dan mineral memainkan peranan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Selama bulan puasa, asupan vitamin dan mineral menurun jika dibandingkan dengan hari hari biasa. Vitamin C, D dan Zinc adalah vitamin dan mineral yang sering kurang asupannya di bulan puasa.

“Padahal vitamin C, D dan zinc merupakan vitamin dan mineral yang berperan penting dalam menjaga kestabilan system kekebalan tubuh,” ucap dr Suci.

Dr Suci menambahkan, guna mengantisipasi gangguan kecukupan asupan gizi selama berpuasa, selain protein, karbohidrat kompleks dan buah, tubuh juga membutuhkan tambahan asupan bernutrisi termasuk vitamin dan mineral.

Untuk itu, pihaknya meluncurkan suplemen Redoxon Triple Action untuk mendukung ibadah puasa sehingga masyarakat Indonesia yang berpuasa dapat tetap sehat, aktif dan dapat menjalankan seluruh kegiatan selama Ramadan. “Varian baru itu mengandung tinggi vitamin C, vitamin D dan zinc untuk mendukung tiga lapis pertahanan daya tahan tubuh,” jelas dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN