Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Banyu Comm Brunch Talk mengangkat tema Merawat Kesehatan Mental Selama Pandemi bersama @mediccation.id, sebuah komunitas tenaga kesehatan Indonesia, Jumat (16/10).

Banyu Comm Brunch Talk mengangkat tema Merawat Kesehatan Mental Selama Pandemi bersama @mediccation.id, sebuah komunitas tenaga kesehatan Indonesia, Jumat (16/10).

Merawat Kesehatan Mental di Masa Pandemi Covid-19

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 04:45 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Tidak dapat dimungkiri pandemi Covid-19 juga mempengaruhi kesehatan mental. Sebut saja stres, panik, dan cemas, terlebih angka penderita Covid-19 yang semakin meningkat belakangan ini. Untuk itu, selama pandemi ini yang penting tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga merawat kesehatan mental.

Psikolog klinis dari Mediccation.id Hertha Christabelle MPsi mengatakan selama pandemi, banyak orang yang mengalami beberapa masalah kesehatan mental. Salah satunya adalah depresi. Hal itu terjadi akibat tekanan semakin meningkat pada kondisi pandemi saat ini, mulai dari tekanan dari masalah ekonomi hingga sosial. Selain depresi, kecemasan juga banyak dialami pada masa pandemi ini. Kecemasan terbanyak adalah cemas akan diri sendiri, seperti cemas terkena positif Covid-19 hingga meninggal.

“Cemas itu normal, tapi jika sudah intensitas, frekuensi, dan durasinya semakin banyak dan lama itu tentu saja akan mengganggu. Sehingga akan mempengaruhi produktivitas dan aktivitas,” ungkapnya di sela Banyu Comm Brunch Talk mengangkat tema "Merawat Kesehatan Mental Selama Pandemi" bersama @mediccation.id, sebuah komunitas tenaga kesehatan Indonesia, Jumat (16/10).

Hertha menambahkan dalam merawat kesehatan mental ada dua hal yang perlu dilakukan selama pandemi ini. Pertama, hindari hal-hal yang membuat ketakutan atau menimbulkan kecemasan. Misalnya saja berita-berita di media sosial ataupun whatsapp grup. Terlebih berita-berita tersebut masih belum tentu kebenarannya. Sebaiknya, tetap melakukan aktivitas senormal mungkin selama pandemi ini. Contohnya apabila pada masa sebelum pandemi bekerja dari pukul 9 pagi hingga 5 sore, diusahakan hal tersebut berjalan seperti itu meski bekerja di rumah sehingga menjaga ritme aktivitas yang seharusnya dijalankan.

“Tidak lupa membuat jadwal sehari-hari. Jadwal tersebut harus seimbang, yaitu ada istirahatnya, senang-senang, ngobrol dengan keluarga, hingga me time,” tambah Hertha.

Kedua, lanjut Hertha, apabila berita-berita tersebut tidak bisa dihindari, sebaiknya mencari tahu sendiri hal-hal positif yang terjadi belakangan ini. Sebut saja mencari informasi mengenai cara pencegahan Covid-19. Tidak hanya itu, bisa juga membaca berita bukan hanya dari sisi negatifnya saja, tapi juga sisi positifnya. Dengan demikian, akan membangun pikiran positif dan membuat optimistis dalam melewati pandemi ini.

Selain itu, sebisa mungkin meredakan kecemasan agar pikiran bisa kembali jernih. Untuk meredakan kecemasan bisa dengan metode relaksasi, yaitu 4-4-4, tarik nafas 4 detik, tahan selama 4 detik dan hembuskan lewat mulut 4 detik.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN