Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kanker Payudara. Foto ilustrasi; IST

Kanker Payudara. Foto ilustrasi; IST

Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Rabu, 16 September 2020 | 17:51 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kanker payudara menjadi momok menakutkan bagi perempuan, mengingat penyakit ini menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Namun, penyakit tersebut bisa disembuhkan apabila terdeteksi sejak dini. Oleh karenanya sangat penting bagi setiap perempuan untuk melakukan deteksi dini pada organnya itu.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi onkologi medik Siloam Hospitals Yogyakarta, dr Ibnu Purwanto SpPD KHOM, kanker payudara menjadi urutan tertinggi paling diderita perempuan serta menjadi penyebab kematian tertinggi. Pengobatan kanker payudara pun menjadi suatu hal yang menakjubkan bagi pasien dan tenaga kesehatan yang menanganinya.

Kanker payudara di Indonesia menghadapi berbagai permasalahan, mulai dari keterlambatan diagnosis, pengetahuan dan kesadaran yang rendah terhadap kanker, kesalahpahaman masyarakat, lebih percaya kepada terapi alternatif, tidak terdapat program deteksi dini dan skrining secara nasional, dan fasilitas kesehatan yang belum memadai.

“Permasalahan di Indonesia ini sangat berat dan kritis. Mengingat banyak yang tidak meminta pertolongan segera apabila mengalaminya, dan sering kali menunda pengobatannya,” ungkap dr Ibnu dalam acara “Rabu Sehat Bersama Siloam Hospitals Yogyakarta”, Rabu (16/9).

Untuk itu, lanjut dr Ibnu, deteksi dini kanker payudara adalah hal yang paling mendasar dilakukan. Kesadaran diri akan kesehatan organ tubuh juga diperlukan para perempuan. Jika sudah terdeteksi dini tentunya akan lebih mudah dan preventif dibandingkan kuratif. Tidak hanya itu, deteksi dini juga akan menentukan keberhasilan pengobatan. 

“Apabila ditemukan saat tumor masih kecil atau dibawah 1 cm, kemungkinan kesembuhan bisa mencapai 100%, dibandingkan dengan yang sudah besar,” jelasnya.

Menurut dr Ibnu, ada beberapa tanda dan gejala kanker payudara yang harus diwaspadai perempuan. Mulai dari adanya benjolan atau bengkak di sebagian atau seluruh payudara. Adanya peradangan atau inflamasi kulit payudara, perubahan warna dan tekstur kulit, perubahan atau puting masuk melesak ke dalam. Adanya cairan atau darah dari puting, hingga payudara terasa nyeri. Dalam hal pemeriksaan, kanker payudara dilakukan dengan pemeriksaan dokter, pemeriksaan penunjang radiologi, dan pemeriksaan radiologi.

“Salah satu deteksi dini yang bisa dilakukan adalah dengan mammografi. Dilakukan pada perempuan diatas usia 40 tahun dan dilakukan setiap dua tahun sekali. Selain itu, ada juga pemeriksaan ultrasonografi, sebagai pelengkap mammografi yang dilakukan pada perempuan berdensitas tinggi atau payudara padat,” jelasnya.

Menurut dr Ibnu, manfaat pengobatan kanker payudara adalah kesembuhan, survival yang lebih baik dan kualitas hidup yang meningkat. Efek samping jangka pendek dan angka panjang perlu diperhatikan dan penanganan yang baik. Pengobatan tersebut terdiri dari pembedahan, radioterapi, radionuklir, obat-obatan anti kanker seperti kemoterapi, dan obat-obatan jaman sekarang, seperti terapi imunologi, hormonal, dan target.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN