Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
RS Siloam Hospitals, Lippo Village. Foto: siloamhospitals.com

RS Siloam Hospitals, Lippo Village. Foto: siloamhospitals.com

Siloam Comprehensive Cleft Center Tingkatkan Layanan Cangkok Tulang

Selasa, 24 November 2020 | 15:31 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

TANGERANG, investor.id - Siloam Comprehensive Cleft Center sebagai pusat layanan klinik khusus bagi layanan pasien dengan kelainan celah bibir dan langit-langit mulut (bibir sumbing) saat ini sedang meningkatkan program layanan pada layanan terapi wicara, koreksi hidung serta layanan operasi cangkok tulang (alveolar bone graft).

"Penanganan untuk kasus bibir sumbing pada bayi dan anak tidak selalu sama. Ada beberapa kriteria dan periode waktu yang harus diperhatikan untuk menangani hal tersebut. Akhir tahun ini dan tahun 2021 mendatang, kami tingkatkan layanan melalui program operasi cangkok tulang rahang kemudian layanan koreksi hidung serta terapi bicara", ungkap Dr drg Andi S Budihardja SpBM(K), Spesialis bedah mulut dan maksilofasial dari Siloam Komprehensif Cleft Center, Siloam Hospitals Lippo Village, dalam keterangan pers diterima Selasa (24/11).

Menurut Andi, operasi cangkok tulang dilakukan untuk memperbaiki celah pada gusi, menstabilkan rahang atas, memberikan pondasi pada dasar hidung dan memudahkan pertumbuhan gigi permanen. Perawatan ini biasanya dilakukan pada anak usia 8-12 tahun. Operasi cangkok tulang yang dikembangkan di Siloam Hospitals Lippo Village menggunakan teknik minimal invasif, karena tidak memerlukan donor tulang dari daerah pinggul.

“Donor tulang yang digunakan hanya menggunakan tulang dari dalam rongga mulut pasien sendiri, sehingga lebih nyaman untuk pasien dan memperpendek waktu tinggal di rumah sakit,” papar Andi.

Menurut dr Andi, secara umum tujuan dilakukannya operasi celah bibir adalah untuk menyatukan kembali celah bibir yang terbentuk pada mulut bayi. Operasi ini bertujuan untuk memperbaiki celah pada bibir dan langit-langit yang terbentuk. Hal ini dilakukan agar fungsi otot pada bagian wajah ini bisa bekerja dengan seharusnya dan penampilan wajah juga menjadi normal.

Tujuan yang hendak dicapai dalam perawatan pasien dengan kelainan celah bibir dan langit-langit mulut adalah untuk mengembalikan fungsi estetik wajah, memastikan pasien bisa berbicara dengan normal dan mencapai hubungan lengkung rahang dan gigi yang normal.

“Terlebih, penanganan pasien akan dilakukan secara interdisipliner oleh team dokter yang tergabung di dalam Siloam comprehensive cleft center. Seluruh team dokter selalu mengadopsi teknik perawatan yang terkini sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini,” ujar dr Andi.

Sementara itu, Direktur Siloam Hospitals Lippo Village dr Jeffry Oeswadi mengatakan penanganan yang dilakukan Siloam Comprehensive Cleft Center pada pasien umum dan khusus selalu berhasil dilakukan, baik secara program mandiri maupun layananan yang sifatnya sosial guna berbakti pada masyarakat.

Hingga dua tahun berjalan, Siloam Comprehensive Cleft Center kini telah dikenal luas oleh masyarakat, tidak saja dikenal pelayanannya oleh masyarakat Tangerang dan Jakarta.

“Bahkan setiap tahunnya, pasien yang berasal dari wilayah pulau Sumatera, Papua dan Kalimantan mendapatkan pelayanan optimal dalam layanan kelainan bibir dan celah dinding mulut,” tutupnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN