Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustasi senam zumba

Ilustasi senam zumba

Tingkatkan Rasa Percaya Diri dengan Zumba® Fitness

Selasa, 4 Februari 2020 | 20:49 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id –  Rasa percaya diri yang rendah bukanlah suatu gangguan mental, namun ada hubungan yang jelas antara apa yang kita rasakan tentang diri kita sendiri dengan kesehatan mental dan emosional kita secara keseluruhan. Citra tubuh, pengalaman pribadi, atau sebuah tragedi dalam hidup seringkali saling terkait dan memengaruhi harga diri kita, dan jika tidak dikendalikan, dapat memengaruhi kondisi kesehatan mental.

Data dari Global Health Data Exchange Survey 2017 bahkan menunjukkan bahwa sebanyak 27,3 juta orang di Indonesia mengalami gangguan mental, dengan 8,4 juta di antaranya mengalami gangguan kecemasan dan yang lainnya mengalami depresi hingga gangguan perilaku.

Carmel Riyadhni SPsi, Psikolog sekaligus Pendiri Rumah Dandelion, membenarkan bahwa latihan kebugaran dalam sebuah  grup  seperti kelas dance-fitness Zumba® bermanfaat dalam mengelola tingkat kesehatan mental yang sehat.

Dia menjelaskan barga diri dimulai dari pikiran dan dapat mengubah cara Anda memahami nilai diri sendiri, dan hal itu membutuhkan upaya pada diri sendiri untuk mengelola tingkat kesejahteraan mental yang sehat.

"Penting untuk menjadi disiplin dalam menjaga latihan mental dan fisik, serta menyeimbangkan kehidupan pribadi dan sosial," ungkapnya dalam keterangan pers.

Zumba® fitness - perusahaan kebugaran terbesar di dunia dan pergerakan global dengan lebih dari 15 juta peserta setiap minggu di 186 negara, merupakan latihan olah tubuh secara menyeluruh yang menggabungkan gerakan tarian dan irama musik, yang tidak hanya membuat orang berolahraga, tetapi juga merasa lebih bahagia setelah mengikuti setiap kelas.

Carmel menambahkan mungkin tidak bisa memulihkan secara cepat, tetapi kelas Zumba® memberikan pengalaman berharga bagi mereka yang memiliki kecemasan atau gangguan perilaku. Selain itu, sebagai aktivitas sosial kelompok, latihan ini membantu melepaskan lebih banyak endorfin, meningkatkan kadar serotonin. "Serta menghasilkan oksitosin, yang merupakan hormon pereda nyeri dan penambah rasa gembira,” kata Carmel.

Sebuah penelitian dari McGill University di Montreal, Quebec, Kanada, juga  menelaah bahwa mendengarkan musik memengaruhi suasana hati kita karena dopamin, senyawa kimia yang mengirimkan sinyal dari tubuh ke otak.

Menurut Carmel, keseimbangan dopamin yang tepat sangat penting untuk kesejahteraan fisik dan mental. Dopamin berperan dalam mengendalikan gerakan yang dilakukan seseorang, serta respons emosionalnya. Dalam sebuah musik ada ritme dan tempo, dan merupakan respons tubuh secara alami untuk menyelaraskan diri dengan musik. "Apakah itu berupa goyangan ringan atau gerakan tubuh secara keseluruhan," tambah Carmel.

Menurut Zumba® Education Specialist Education (ZES) Popy Zahari Poza menambahkan setelah siswa baru mengatasi rasa malu mereka dan mulai bergerak bebas mengikuti ritme, seseorang dapat melihat bagaimana ekspresi wajah mereka berubah dari gugup menjadi senyum penuh dan bahkan tawa; dan itu yang ingin dilihat instruktur di akhir setiap kelas. "Transformasi tubuh akan terjadi selama mereka tetap disiplin, namun pancaran kegembiraan itulah yang memotivasi kami untuk mengajar kelas Zumba®," tutup Poppy.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN