Kamis, 23 Maret 2023

Platform Dibimbing Raih Pendanaan dari init-6

Emanuel Kure
20 Jun 2022 | 13:25 WIB
BAGIKAN
Para Co-Founder dan Founder Dibimbing (foto: Dok.PR)
Para Co-Founder dan Founder Dibimbing (foto: Dok.PR)

JAKARTA,investor.id-Dibimbing, startup teknologi edukasi, mengumumkan raihan pendanaan dari init-6, perusahaan modal ventura yang didirikan oleh Founder Bukalapak, Achmad Zaky.

Pendanaan baru ini akan dialokasikan untuk merekrut lebih banyak talenta senior, ekspansi pemasaran, dan menyempurnakan Learning Management System (LMS) terpersonalisasi untuk setiap murid, demi pengalaman dan kualitas belajar yang lebih baik.

Selain itu, Dibimbing juga berfokus untuk mengoptimalkan layanan ‘Scareer’ (School of Career) dan pengembangan kurikulum keterampilan digital dengan berkolaborasi bersama kampus-kampus terbaik di Indonesia, diantaranya, Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Brawijaya, dan Bakrie University.

CEO Dibimbing Zaky Muhammad Syah mengatakan, pihaknya merasa terhormat bisa mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari init-6. Kemitraan ini dapat terjadi karena adanya kesamaan visi, yakni untuk membuka akses seluas-luasnya bagi setiap orang untuk mempelajari keterampilan era digital, sekaligus mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

“Investasi Init-6 memperkuat tekad kami untuk terus menelurkan talenta digital siap-kerja, dimana target kami adalah untuk meningkatkan level penerimaan kerja alumni dari 80% saat ini menjadi 100% dalam waktu dekat,” kata Zaky melalui siaran pers, Senin (20/6/2022).

baca juga: Menang di Ajang MIT Solve, EdTech ICANDO Alokasikan US$ 50 Ribu untuk Pendidikan

Sebagai one-stop platform untuk pelatihan keterampilan digital dan akselerasi karir, Dibimbing menyediakan skema kursus yang terjangkau serta akses penyaluran kerja setelah lulus.

Saat ini, Dibimbing telah memiliki 450 Hiring Partner & Hiring Company (HPHC) di seluruh Asia Tenggara yang siap merekrut alumni lulusannya, seperti, Zenius, Ajaib, Bibit, SIRCLO, dan masih banyak lainnya.

Angka penerimaan kerja dari program bootcamp Dibimbing pun telah mencapai 80%, dimana rata-rata terdapat 3.000 siswa aktif yang bergabung setiap tahun.

Proses capacity-building Dibimbing disempurnakan oleh Learning Management System canggih yang menyesuaikan kurikulum sesuai kebutuhan masing-masing siswa. Para siswa bisa mendapatkan pelatihan langsung dari >100 mentor berpengalaman yang berasal dari perusahaan-perusahaan terdepan di Indonesia.

Selama periode 2021 hingga pertengahan 2022, Dibimbing telah membuka ratusan kelas digital - dari mini course hingga bootcamp - dengan materi yang sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia 4.0, seperti Data Science, UI/UX Design, Digital Marketing, Web Development dan Product Management.

Selain itu, platform Dibimbing juga menawarkan layanan lengkap dalam persiapan memasuki dunia kerja, seperti review CV, review LinkedIn, review Cover Letter, persiapan Bahasa Inggris untuk lingkup kerja, latihan wawancara, dan mentoring karir.

“Kami sangat kagum dengan visi mereka yang menciptakan platform pembelajaran terbaik agar talenta muda bisa mengembangkan karirnya secara optimal. Dengan kinerja dan pertumbuhan yang luar biasa saat ini, kami yakin Dibimbing sudah berada di jalur yang tepat untuk menjadi platform upskilling terkemuka di Indonesia, yang dapat menghasilkan talenta-talenta terbaik untuk bersaing di era digital global,” jelas Rexi Christopher, Venture Partner init-6.

Sukses Melesat Berkat SSI

Zaky juga mengungkapkan bahwa perusahaan rintisannya dapat berkembang secara sustainable karena memiliki fokus bisnis yang tepat. Ia pun banyak belajar tentang pengembangan bisnis dari program inkubator bergengsi, “Startup Studio Indonesia” Batch 2, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika

“Berbeda dari program pelatihan lain, SSI mendorong semua peserta untuk fokus meraih Product-Market fit. Kami pun sangat terbantu karena bisa bertemu dengan praktisi startup yang sudah jauh lebih berpengalaman, dan mendapatkan ilmu langsung tentang membangun produk digital yang dibutuhkan masyarakat. Setelah mengikuti SSI, kami mempraktekkan pembelajaran tersebut dengan menentukan target pasar, menguji dan mengevaluasi produk, serta menentukan rencana bisnis jangka panjang,” tambah Zaky.

baca juga: Program Startup Studio Targetkan Cetak 150 Startup Digital Hingga 2024

Pada 2022 ini, Dibimbing berencana untuk meningkatkan angka penyaluran kerja, menambah topik program belajar, dan memperbanyak kolaborasi dengan universitas di Asia Tenggara untuk layanan Scareer, layanan persiapan karir khusus untuk mahasiswa yang meliputi perancangan CV, mentoring, upskilling kemampuan digital, dan sebagainya.

Tidak hanya itu, startup yang telah meluluskan 30.000+ talenta digital ini juga berencana memperluas basis pengguna menjadi 330 ribu pengguna, dengan aktivitas dan layanan yang lebih lengkap dalam platform.

Editor: Emanuel (eman_kure@yahoo.com)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkini


Market 37 menit yang lalu

Likuiditas Start-up Teknologi Disorot, GOTO Aman?

Kondisi ekonomi global saat ini berdampak pada persepsi publik terhadap likuiditas perusahaan teknologi, salah satunya GOTO. Amankah?
Finance 2 jam yang lalu

Ekonom Proyeksi BI Pertahankan Suku Bunga 5,75% Sepanjang 2023

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memproyeksi Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan (BI7DRR) sebesar 5,75% tahun ini.
National 2 jam yang lalu

Tokoh Punokawan dan Pandawa Melandasi Konsep Buku Entrepreneurial Marketing

Simbol Punokawan dan Pandawa membawa pendekatan entrepreneurial marketing untuk menjawab kondisi dinamis dari tahun ke tahun.
Business 3 jam yang lalu

Riset Snapcart: Gratis Ongkir Jadi Daya Tarik Konsumen untuk Belanja Online

Penawaran menarik khususnya gratis ongkir sepertinya akan selalu menjadi salah satu kunci daya tarik utama
International 3 jam yang lalu

Bank Sentral Swiss Naikkan Suku Bunga 50 bps di Tengah Kekacauan

Bank sentral Swiss (Swiss National Bank/ SNB) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bps) pada Kamis (23/3).
Copyright © 2023 Investor.id