Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Indonesia Tak Ikut Meratifikasi FCTC

Selasa, 14 Juni 2016 | 15:48 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Indonesia tidak perlu ikut-ikutan negara lain meratifikasi dan mengaksesi Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control/FCTC).


Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia yang belum menandatangani aksesi FCTC. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), hingga akhir Desember 2015 sebanyak 180 negara telah meratifikasi dan mengaksesi FCTC. Jumlah itu mewakili sekitar 90% populasi dunia.


“Walau demikian, saya juga tidak ingin kita sekadar ikut-ikutan atau mengikuti tren karena sudah banyak negara yang sudah ikut, kemudian kita juga lantas ikut,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/6).


Dia mengatakan, Indonesia belum perlu meratifikasi FCTC karena Indonesia telah memiliki kebijakan yang mengatur tentang kesehatan.


Pemerintah, kata Presiden, tetap konsisten mempertimbangkan kepentingan nasional, khususnya terkait masyarakat dan anak-anak yang mengalami gangguan kesehatan yang disebabkan tembakau.


Di sisi lain, lanjut Jokowi, pemerintah juga menjaga kelangsungan hidup para petani tembakau dan buruh yang bekerja di sektor industri tembakau.


“Ini yang kadang-kadang dilupakan, kelangsungan hidup para petani tembakau, para buruh tembakau yang hidup dan bergantung dari industri tembakau. Jumlah mereka tidak kecil,” kata Presiden Jokowi. (nov)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN