Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Mitsubishi Elevator Ekspansi ke Indonesia Timur

Senin, 24 Oktober 2016 | 01:06 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA – PT Mitsubishi Jaya Elevator and Escalator (MJEE), produsen lift, menargetkan pertumbuhan bisnis berkesinambungan, dengan mengembangkan bisnis ke wilayah Indonesia timur.

 

“Perusahaan kami telah berusia 20 tahun. Sama seperti perusahaan lainnnya, kami ingin terus berkembang. Kami lahir pada masa Indonesia mengalami krisis, sehingga baru dapat bertumbuh pesat dalam 10 tahun terakhir,” kata Presiden Direktur MJEE Christian Satrya di Jakarta, Jumat (21/10).

 

Menurut Christian Satrya, masih banyak potensi di Indonesia yang belum digarap secara maksimal. Pasalnya, selama ini pembangunan masih di pusatkan di Jawa, terutama Jakarta.

 

“Kami sangat optimis Indonesia akan terus berkembang. Kami harapkan daerah lain juga berkembang di tahun-tahun mendatang,” papar Satrya.

 

Komitmen MJEE untuk terus bertumbuh, kata dia, dibuktikan dengan dibangunnya pabrik kedua di Karawang mulai Oktober 2014 dan selesai tepat waktu Juni 2015. Investasi pabrik kedua Rp 20 miliar lebih. Dalam tiga tahun ke depan, MJEE akan menambah investasi untuk pembelian mesin-mesin produksi.

 

Tercatat, penjualan MJEE meningkat dari 300 unit pada 2010 menjadi 450 unit pada 2012 dan 2014 mencapai 700 unit. 2015, penjualan turun menjadi 500 unit, karena ekonomi melambat. Sementara itu, untuk tahun ini, produksi diharapkan kembali meningkat ke level 600-650 unit.

 

Christian Satrya mengungkapkan, MJEE banyak menerapkan kebijakan yang ditetapkan pihak Misubishi Jepang, termasuk filosofi kerja yang dikenal dengan 5S, yakni Seiri (Ringkas), Seiton (Rapi), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), dan Shitsuke (Rajin). “Setiap tahun selalu ada evaluasi. Jika ada kekurangan, akan langsung diperbaiki,” ujar dia.

 

Dia mengakui, meski Indonesia merupakan negara yang besar, sekarang ini makin sulit mendapatkan tenaga baru yang tangguh dan berkualitas, khususnya di pabrik. Oleh sebab itu, untuk memastikan produk yang dihasilkan berkualitas baik, pihaknya mengembangkan dan menerapkan sistem pelatihan internal untuk meningkatkan keahlian dan kualitas sumber daya manusia. (ac)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN