Menu
Sign in
@ Contact
Search

14 KBRI di Eropa Kerja Sama Tingkatkan Pariwisata Indonesia

Rabu, 30 November 2016 | 14:31 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA – Perwakilan 14 Kedutaan Besar Republik Indonesia di kawasan Eropa Tengah dan Nordik mengadakan pertemuan di Warsawa, Polandia, Senin (28/11) untuk berkoordinasi dalam mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dari kawasan tersebut ke Indonesia

 

“Kita harus melakukan langkah yang progresif untuk meningkatkan pariwisata Indonesia,” kata Duta Besar Indonesia di Warsawa Peter Frans Gontha, saat membuka acara tersebut.

 

Pertemuan koordinasi ini diikuti juga oleh agen perjalanan wisata dari 14 di kawasan itu, beberapa agen perjalanan wisata dari Indonesia, serta per wakilan dari perusahaan penerbangan, yaitu Emirates, Qatar Air ways, Lot Polish Airlines, dan Garuda Indonesia.

 

Dalam pertemuan selama dua hari ini, hadir pula Duta Besar Indonesia untuk Stockholm Swedia Bagas Hapsoro. Dari Jakarta hadir Nia Niscaya dari Kementerian Pariwisata dan Direktur Eropa Tengah Wicaksono dari Kementerian Luar Negeri dan atase Imigrasi dari Berlin.

 

Adapun 14 KBRI itu selain Polandia adalah Austria, Kroasia, Serbia, Hungaria, Bulgaria, Swedia, Denmark, Norwegia, Rumania, Ukraina, Finlandia, Slowakia, dan Cheska.

 

“Sebetulnya ada 16 KBRI di kawasan ini, dua lagi adalah Belarusia dan Lithuania yang berhalangan hadir,” ujar Peter.

 

Peter mengatakan, koordinasi ini penting sekali karena kawasan ini bisa menentukan satu hub untuk dijadikan titik terbang ke Indonesia. Kawasan ini, terutama untuk negara-negara Nordik, memiliki pendapatan per kapita ter tinggi didunia. Sebagai contoh, Norwegia memiliki GDP per kapita US$ 61.472, Denmark US$ 46.636, Finlandia US$ 48.033, dan Swedia US$ 46.420. Negara-negara lainnya di kawasan tersebut umumnya memiliki pendapatan per kapita sekitar US$ 20-30 ribu.

 

“Adapun yang terendah cuma satu, yaitu Ukraina dengan pendapatan per kapita US$ 8.666. Itupun jumlah turisnya justru yang terbesar yaitu 22,5 juta orang. Ini potensi yang sangat besar,” ujar dia.

 

Selain itu, kata Peter, turis dari kawasan ini justru memiliki belanja yang besar. Mereka juga cenderung menggunakan hotel berbintang empat atau berbintang lima. Namun, selama ini mereka mengalami kesulitan untuk terbang ke Indonesia. Mereka harus pergi ke beberapa negara lain dulu sebelum terbang ke Indonesia.

 

“Jika disepakati untuk menentukan satu negara hub, akan memudahkan mereka untuk berwisata ke Indonesia. Dan memang Polandia kebetulan ada di tengah negara-negara itu,” terang Peter.

 

Bagas Hapsoro berharap, adanya pertemuan koordinasi dari 14 KBRI ini dapat meningkatkan jumlah wisatawan Eropa untuk berwisata di Indonesia. “Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ini merupakan salah satu program utama Nawacita pemerintah Presiden Jokowi,” ujar dia. (epa)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com