Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

RI Pasar Penting AS

Kamis, 27 April 2017 | 12:47 WIB
Oleh Yosi Winosa dan Ridho Syukro

Sementara itu, secara terpisah, Associate Professor Faculty of Law National University Singapore Michael Ewing Chow mengatakan, negara yang dituduh curang dalam perdagangan dengan Amerika Serikat oleh Presiden Donald Trump bisa melaporkannya ke World Trade Organization (WTO). Ia mengatakan, Indonesia tidak perlu takut menghadapi kebijakan Trump karena Indonesia merupakan pasar penting bagi AS.

" Kebijakan AS yang akan melindungi diri dari defisit hanya sebuah trick saja, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujar dia dalam

"Seminar Trade And The Rule of Law In The Trump Era”, di Universitas Pelita Harapan, Rabu (26/4).


Seperti diketahui, Trump menuduh 16 negara yang dinilai curang dan menyebabkan defisit perdagangan dengan AS. AS akan menginvestigasi 16 negara tersebut, termasuk Indonesia.

Chow mengatakan, AS pasti akan mencari partner bisnis yang tepat dan tujuan investasi, dan negara berkembang merupakan incaran utama. Tugas utama negara berkembang adalah terus memperkuat ekonomi agar semakin dilirik AS.

Indonesia bisa memperkuat ekonomi dengan mendorong ekspor, lewat peningkatan kualitas produk dan mempermudah perizinan dan birokrasi. “AS sangat memuji negara dengan perizinan sederhana,” kata dia.

Ia mengatakan, setiap negara berkembang juga harus meningkatkan kemampuan teknologi dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sedangkan Partner FratiniVergano-European Lawyers Paolo Vergano mengatakan, negara berkembang seperti Indonesia perlu memperkuat ekonomi untuk menghadapi kebijakan Trump yang sulit diprediksi. “Jika ekonomi sudah kuat, semua tantangan bisa dihadapi dengan mudah,” tuturnya. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN