Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

SE Satgas Covid-19 Jadi Pedoman Travel Bubble Indonesia – Singapura

Rabu, 26 Januari 2022 | 10:21 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -  Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) No.3 Tahun 2022 untuk mendukung Program Travel Bubble antara Indonesia dan Singapura.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan, SE Satgas itu sekaligus menjadi pedoman penyelenggaraan kegiatan yang tetap terkendali di tengah pandemi Covid-19.

Nantinya, sistem bubble akan diterapkan yaitu dengan memisahkan pengunjung yang berisiko terpapar Covid-19 dengan masyarakat umum. Baik akibat riwayat kontak atau riwayat bepergian ke wilayah yang telah terjadi transmisi komunitas.

"Mekanisme ini pun disertai dengan pembatasan interaksi hanya kepada orang di dalam satu kelompok (bubble) yang sama dan penerapan prinsip karantina untuk meminimalisir risiko penyebaran Covid-19," kata Wiku seperti  yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, pada Rabu (26/1/2022).

Wiku mengungkapkan, nantinya implementasi sektor pembukaan pariwisata ini akan terus dievaluasi.

Hal ini disesuaikan hasil monitoring dan perkembangan kasus yang terjadi di sekitar wilayah penerapan travel bubble, sehingga pemerintah menjamin kebijakan itu dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian.

Di samping itu, pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa - Bali melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 5 Tahun 2022.Perpanjangan ini berlaku 25 - 31 Januari 2022.

Pemerintah juga telah melakukan asesmen terhadap 3 provinsi penyumbang kasus terbesar nasional yaitu DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.  Berdasarkan hasil asesmen, seluruh kota di DKI Jakarta berada pada level 2, seluruh Kabupaten/Kota di Banten berada pada level 2, dan untuk Kabupaten/Kota di Jawa Barat beragam pada level 1 dan 2 dimana.

Khusus untuk Jawa Barat rinciannya mulai dari Level 1 berada di Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Ciamis.

Level 2, yaitu Kabupaten Kuningan, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang Kabupaten Subang, dan Kabupaten Garut.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN