Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chair of B20 Indonesia Shinta Kamdani bersama Chair of B20 Women in Business Action Council Ira Noviarti saat acara press conference B20 Indonesia Women in Business Action Council (B20 WiBAC) bertema

Chair of B20 Indonesia Shinta Kamdani bersama Chair of B20 Women in Business Action Council Ira Noviarti saat acara press conference B20 Indonesia Women in Business Action Council (B20 WiBAC) bertema "Accelerating the Inclusion of Women MSMEs in The Global Economy" di Jakarta, Jumat 17 Juni 2022. (BeritaSatu Photo/Uthan A Rahim)

Pelaku Usaha Berkolaborasi Dukung UMKM Perempuan melalui B20 WiBAC

Selasa, 21 Juni 2022 | 18:05 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – B20 Indonesia Women in Business Action Council (B20 WiBAC), salah satu gugus tugas dari Presidensi B20 Indonesia, gelar forum bertema Accelerating the Inclusion of Women MSMEs in The Global Economy pada Jumat (17/06/2022). Side event ini merupakan yang pertama dari B20 WiBAC, dengan tujuan untuk mengkomunikasikan rekomendasi kebijakan dan aksi yang disusun B20 WiBAC untuk memajukan pertumbuhan ekonomi global yang inklusif, tangguh, dan juga berkelanjutan melalui pemberdayaan perempuan.

Pada side event B20 WiBAC pertama ini, diadakan dua penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara berbagai perusahaan yang memiliki komitmen sejalan dalam hal memajukan pengusaha UMKM perempuan di Indonesia: Di antaranya adalah Tokopedia dan Unilever Indonesia yang menjalin kolaborasi guna memberdayakan serta meningkatkan dampak positif bagi UMKM perempuan di Indonesia.

Kolaborasi ini akan berfokus pada peningkatan kemampuan wirausaha dan literasi keuangan digital bagi UMKM perempuan dengan cara memberikan akses pada keterampilan, peningkatan kapasitas, serta pendampingan. Tahun ini, program percontohan akan dimulai di Jawa Barat dan daerah lain di bawah program CSR dari Tokopedia. Kolaborasi tersebut dibangun sebagai aksi nyata dari forum B20 Indonesia Women in Business Action Council.

Baca juga: B20 Indonesia Dorong Pemberdayaan Gender dalam Perdagangan Internasional

Astri Wahyuni, SVP Public Policy and Government Relations Tokopedia mengungkapkan, “Tokopedia berkomitmen #SelaluAdaSelaluBisa berkolaborasi dengan para mitra strategis, untuk membantu pegiat usaha di Indonesia, termasuk perempuan pelaku UMKM, meningkatkan daya saing bisnis. Berangkat dari komitmen tersebut, kami bekerja sama dengan Unilever dalam program pemberdayaan perempuan, yang meliputi pelatihan kewirausahaan, digitalisasi UMKM dan literasi keuangan digital. Melalui kesempatan ini, Tokopedia berharap bisa menjadi platform digital untuk menciptakan peluang bagi perempuan pelaku UMKM sekaligus membantu memulihkan ekonomi nasional yang terdampak pandemi.”

B20 WiBAC
B20 Indonesia Women in Business Action Council (B20 WiBAC), salah satu gugus tugas dari Presidensi B20 Indonesia, gelar forum bertema Accelerating the Inclusion of Women MSMEs in The Global Economy pada Jumat (17/06/2022).

Selain itu, Grab Indonesia, Bukalapak, dan Emtek Group menjalin kolaborasi strategis yang menargetkan UMKM di kota-kota kecil di seluruh Indonesia, termasuk pelaku UMKM perempuan. Kolaborasi dilakukan melalui program akselerator ekstensif yang mencakup adopsi platform digital dan pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan untuk pengembangan usaha melalui teknologi digital yang aman dan terpercaya.

Program ini akan dimulai di Kupang, Nusa Tenggara Timur dan Solo, Jawa Tengah pada 2021. #KotaMasaDepan akan dilanjutkan ke Gowa, Malang, dan Pekanbaru pada 2022. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka pintu pasar yang lebih luas bagi UMKM di kota-kota kecil tanpa harus berpindah lokasi.

Baca juga: Forum B20 Indonesia, KADIN Kunjungi Kanada

Diharapkan pada akhirnya program akan memberikan dampak menyeluruh bagi perekonomian daerah karena masa depan besar juga ada di kota kecil. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta secara langsung dan daring dari seluruh negara-negara yang tergabung pada Presidensi G20, termasuk pejabat tinggi pemerintah, pemimpin bisnis, CSO, filantropis, platform perempuan, serta pemangku kepentingan terkait.

Kolaborasi ini juga merujuk pada data B20 WiBAC yang menunjukan bahwa kesetaraan partisipasi gender dalam perekonomian global dapat meningkatkan USD 28 triliun dalam pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) global pada 2025 mendatang.

Khusus pelaku usaha, data WiBAC dari tahun 2019 memperkirakan bahwa apabila perempuan dan laki-laki berpartisipasi secara setara sebagai pengusaha, PDB global dapat bertumbuh sebesar 3-6%, dan menambah 2,5-5 triliun dollar pada perekonomian global. Di Indonesia sendiri, pengusaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) menyumbang 60% dari total ekonomi nasional dan 97% dari sisi penciptaan dan penyerapan kesempatan kerja, sebanyak 64% dari total pengusaha UMKM adalah perempuan.

B20 WiBAC
B20 Indonesia Women in Business Action Council (B20 WiBAC), salah satu gugus tugas dari Presidensi B20 Indonesia, gelar forum bertema Accelerating the Inclusion of Women MSMEs in The Global Economy pada Jumat (17/06/2022).

Ira Noviarti, Chair of B20 Women in Business Action Council menyampaikan, “Jelas ada peluang besar yang dapat kita raih melalui kesetaraan partisipasi perempuan dalam perekonomian. Namun kesenjangan yang harus dijembatani juga tidak main-main, terutama sejak pandemi di dua tahun terakhir. Kurangnya akses, kesempatan, dan representasi perempuan pada posisi strategis di dunia usaha merupakan permasalahan yang harus kita tangani bersama, dan inilah yang menjadi fokus tim kerja B20 Women in Business Action Council.”

Karena itu, Shinta Kamdani, selaku Chair of B20 Indonesia menyampaikan, “Melalui gugus tugas WIBAC, Forum Presidensi B20 memainkan peranan penting dalam upaya bersama memperbaiki ekonomi global di masa yang akan datang melalui rekomendasi kebijakan dalam menjawab isu-isu perempuan, agar komunitas bisnis mengambil langkah strategis agar lebih banyak perempuan memiliki akses ke peluang bisnis dan ekonomi yang lebih baik.

Baca juga: Forum B20 Indonesia Bahas Masa Depan Pendidikan dan Pekerjaan di Era Digital

B20 WiBAC tengah merekomendasikan serangkaian kebijakan dan aksi dalam tiga tema utama guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inovatif, inklusif, dan kolaboratif:

a. Pemberdayaan pengusaha perempuan, dengan cara mengembangkan ekosistem yang dapat memberikan akses pada bantuan finansial, regulasi, hingga akses pada bantuan teknis bagi pelaku usaha. Sebagai tindak lanjut, jaringan bisnis perempuan dalam skala global harus terus dikembangkan.

b. Mendorong kemampuan digital dan kepemimpinan perempuan, dengan mempercepat akses perempuan pada lingkup digital/STEM, serta meningkatkan kemampuan yang diperlukan untuk dapat mengambil posisi-posisi pimpinan, diperkuat dengan laporan berbasis gender.

c. Mendorong lingkungan kerja yang adil dan aman bagi semua, hal ini dapat dimulai dengan meningkatkan keamanan kerja bagi pekerja perempuan di sektor perekonomian informal, termasuk di masyarakat pedesaan, serta membangun kebijakan sistematis untuk menghindari kekerasan berbasis gender dan membantu korban kekerasan.

Ketiga tema rekomendasi kebijakan dan aksi tersebut merupakan panduan bagi B20 WiBAC dalam menangani berbagai isu yang masih bergulir, termasuk kesenjangan pada pengusaha UMKM perempuan yang memainkan peran penting dan strategis dalam pertumbuhan ekonomi. Guna memfasilitasi dukungan dan pemberdayaan perempuan, B20 WiBAC mengembangkan platform bernama OGWE (One Global Women Empowerment) sebagai program akselerator untuk membekali pebisnis perempuan dalam skala UMKM untuk meningkatkan kemampuan digital, memberikan akses pendanaan dan investasi.

“B20 Women in Business Action Council (WiBAC) terus berusaha untuk menghasilkan sebuah rekomendasi dan kebijakan kolaboratif yang dapat membantu banyak perempuan dengan mendorong kemampuan wirausaha, kemampuan digital, kepemimpinan, serta memiliki akses yang sama pada peluang bisnis dan ekonomi yang lebih baik. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari pelaku usaha, UMKM perempuan, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya untuk turut ambil bagian dalam membentuk masyarakat yang berpihak pada perempuan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi di dalam negeri maupun pada skala global,” tutup Ira.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN