Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Galon guna pakai atau isi ulang. Foto: IST

Galon guna pakai atau isi ulang. Foto: IST

Air Minum Kemasan Galon Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:08 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA,investor.id- Saat ini, air minum kemasan galon sudah menjadi kebutuhan penting masyarakat. Banyak pedagang kecil menjual produk air kemasan galon tanpa ada masalah dan keluhan kesehatan dari pembelinya.

Bahkan, dengan berjualan air kemasan galon banyak pedagang yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan menghidupi keluarga mereka selama puluhan tahun. Para pedagang ini berharap usaha mereka tidak diganggu oleh isu isu negatif yang bernuansa persaingan usaha tidak sehat.

Menurut data Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin),  industri ini menyerap 40 ribu tenaga kerja. Belum lagi ribuan pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya dari berjualan AMDK (air minum dalam kemasan).

Banyak kebanggaan yang disampaikan keluarga-keluarga yang bisa mencukupkan ekonomi  mereka dari usaha menjual air kemasan galon. Beberapa di antara mereka bahkan bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi orang lain yang tidak memiliki pekerjaan.  

Umi Zahra yang tinggal di Permata Cimanggis, Tapos, Depok, misalnya, mengaku sangat terbantu dengan usaha menjual air galon ini.  Dia mengatakan sudah 12 tahun menggeluti usaha air galon dari Aqua bersama suami yang sudah tidak bekerja lagi saat itu. “Saya dan suami memutuskan untuk fokus berjualan air galon saja waktu itu. Awalnya kami hanya sebagai pedagang ritel air galon Aqua yang hanya menjual 10 galon saja,” ujar dia dalam keterangan persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Jumat (24/6).

Umi mengatakan penghasilan yang diperoleh dari hasil berjualan air galon ini sangat membantu untuk mencukupkan kebutuhan ekonomi sehari-hari keluarganya waktu itu meskipun suaminya sudah tidak bekerja lagi. “Otomatis penghasilan kami saat itu hanya dari hasil menjual air galon saja. Tapi, ya alhamdulillah semuanya masih bisa tercukupi,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, Umi merasakan ada perkembangan yang begitu pesat dalam usaha penjualan air galon yang dirintis bersama sang suaminya itu. Saat ini, penjualannya sudah mencapai 6 ribu galon ke atas. “Sekarang kami bahkan sudah punya enam karyawan. Saya juga sudah bisa beli mobil, motor roda 3, kendaraan buat karyawan untuk antar-antar barang. Saya juga sudah bisa nyewa rumah untuk dijadikan tempat operasional penjualan,” ucapnya. 

Dari hasil berjualan air galon Aqua ini, Umi mengaku juga bisa membiayai seluruh kebutuhan keluarganya, termasuk biaya keempat anaknya. Anaknya yang pertama saat ini berumur 16 tahun dan sedang bersekolah di pesantren setaraf SMA.

Anak kedua berumur 13 tahun masih SMP, dan adik nya dua lagi. Umi berharap usahanya terus berlanjut dengan dukungan pemerintah yang menjaga industri ini dari isu-isu negatif yang berbau persaingan usaha. “Jangan timbulkan ketakutan masyarakat terhadap produk yang kami jual karena akan berdampak pada penurunan omzet kami,” kata Umi.

Pak Soleh juga punya cerita serupa. Dia dan istrinya sudah berjualan air galon Aqua sejak tahun 2010. Dia mengaku banyak terbantu dari sisi perekonomian dan membiayai sekolah anak-anaknya. “Buat ekonomi sehari-hari cukup. Kami juga bisa membantu orang yang membutuhkan air galon ini. Sejak ada kami, orang-orang sekitar tempat kami tinggal jadi tidak susah lagi membelinya,” tuturnya.

Meski belum memiliki karyawan, Pak Soleh mengatakan bisa menyekolahkan anak pertamanya hingga lulus SMK dan saat ini malah sudah mendapatkan pekerjaan. Sedang anak keduanya saat ini masih sekolah di SMK.

Tidak hanya itu, dari hasil berjualan air galon, dia juga bisa melunasi cicilan mobilnya. ”Alhamdulillah sekarang sudah punya roda empat dan cicilan sudah lunas selama 4 tahun.  Saya juga diberkahi anak ketiga lagi yang sekarang usianya sudah 18 bulan. Semua itu saya dapatkan dari hasil berjualan air galon ini,” ujar pria yang tinggal di sekitar Jalan Raya Bogor, Depok ini.

Editor : Ridho (dhomotivated@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN