Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia memproyeksikan ekspor mobil melonjak tahun ini ditopang meningkatnya harga minyak di negara tujuan
Sumber: Antara

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia memproyeksikan ekspor mobil melonjak tahun ini ditopang meningkatnya harga minyak di negara tujuan Sumber: Antara

Toyota Targetkan Ekspor 311 Ribu Mobil

Kamis, 26 Jan 2023 | 04:40 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Seiring dengan penambahan negara tujuan ekspor -dari 80 menjadi 100 negara- dan membaiknya permintaan pascapandemi Covid-19, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menargetkan ekspor mobil tahun ini sebesar 311 ribu unit, naik 5% dari tahun lalu, 297 ribu unit. Perkembangan ini kian memperkokoh posisi Toyota sebagai produsen dan eksportir otomotif terbesar di Tanah Air sekaligus menoreh sejarah baru dalam volume ekspor sejak 1987, saat dilangsungkan ekspor perdana.

“Kami menargetkan peningkatan ekspor 5% walaupun ekonomi dunia diproyeksikan mengalami pelambatan, karena negara tujuan ekspor di Timur Tengah justru menikmati kenaikan harga komoditas. Peningkatan ekspor mobil Toyota juga bakal didorong pemulihan permintaan di negara tujuan, setelah tertekan pandemi Covid-19,” kata Direktur Hubungan Eksternal PT TMMIN Bob Azam di Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: PT Glovis Indonesia dan  PT Arah Environmental Teken Kerja Sama Pengelolaan Baterai Bekas Mobil Listrik

TMMIN juga akan punya negara tujuan ekspor baru di Afrika, Asia, serta Timur Tengah. Sepanjang tahun lalu, pabrikan otomotif Jepang tersebut berhasil mengekspor 297 ribu mobil ke berbagai negara di dunia, melonjak 58% dibanding tahun sebelumnya. Pencapaian ini merupakan rekor tertinggi pengiriman kendaraan Toyota ke pasar internasional, sejak 1987.

Advertisement

“TMMIN akan mulai mengekspor Toyota Innova Zenix hybrid ke beberapa negara pada tahun ini. Mobil berteknologi hybrid tersebut diproduksi di pabrik Toyota di Karawang Plant I, Jawa Barat,” paparnya.

Selama lebih dari tiga dasawarsa, Toyota Indonesia telah mengirimkan 2,3 juta unit kendaraan Toyota brand ke berbagai negara tujuan ekspor, dengan Toyota Fortuner menempati posisi sebagai kontributor ekspor terbesar hingga 578 ribu unit sejak pengiriman perdananya.

Baca juga: Biaya Perawatan Mobil Listrik Wuling Murah Banget 

Dominansi Ekspor

Performa ekspor Toyota Indonesia pada 2022 telah memberikan kontribusi sebesar 63% terhadap total ekspor CBU nasional sejumlah 473.602 unit. “Perjalanan pertumbuhan dan pencapaian ekspor otomotif ini bukanlah suatu proses yang dapat kami raih secara singkat, atau instan, namun membutuhkan kerja keras, juga proses yang cukup panjang. Sejak 1987, selama 35 tahun, kami menginisiasi ekspor kendaraan Toyota Indonesia buatan anak bangsa, dengan mengirimkan Kijang, hingga akhirnya berhasil mengirimkan 297 ribu unit kendaraan Toyota brand di sepanjang 2022. Toyota Veloz yang baru kami ekspor di tahun lalu, menjadi kontributor terbesar di angka 70 ribu unit," ungkap Bob.

Bob mengungkapkan, penjualan mobil Toyota untuk pasar ekspor pada 2022 didominasi tipe sport utility vehicle (SUV) sebanyak 149.200 unit, yang terdiri dari Fortuner, Rush, dan Raize. Berikutnya, tipe multi purpose vehicle (MPV) yang ekspornya mencapai 101.000 unit, yang meliputi Kijang Innova, Sienta, Avanza, Town/Lite Ace, dan Veloz. Selain itu, mobil tipe sedan, hatchback, dan LCGC yang ekspornya tahun lalu sebanyak 46.800 unit, terdiri atas Vios, Yaris, serta Agya.

Tahun ini, lanjut Bob, TMMIN akan melakukan ekspansi negara tujuan ekspor ke kawasan Afrika, sebagai salah satu strategi untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pencapaian ini didukung insentif serta kebijakan yang kondusif dari pemerintah.

Baca juga: Indomobil Rilis Platform Jual Beli Mobil Bekas Goodcar.id

Mobil Listrik

Bob juga menekankan komitmen Toyota untuk memberikan produk-produk yang dibutuhkan konsumen, termasuk di segmen kendaraan listrik (electric vehicle). Toyota telah memproduksi mobil listrik berteknologi hybrid di dalam negeri, yakni Kijang Innova Zenix Hybrid yang dirilis secara resmi pada November 2022.

"Di luar dugaan, respons masyarakat terhadap produk tersebut sangat bagus. Ini melebihi ekspektasi kami," tutur dia.

Bob mengungkapkan, peta jalan pengembangan kendaraan elektrifikasi Toyota di Indonesia memiliki tujuan yang sama dengan pemerintah, yaitu mengurangi emisi karbon untuk masa depan. Pihaknya membangun ekosistem elektrifikasi, yang meliputi eskalasi kemampuan SDM dalam negeri, investasi pengembangan manufaktur otomotif, hingga menyediakan ragam teknologi elektrifikasi yang lengkap sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia dan permintaan pasar global.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com