Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Mega Global Food Gandeng Giant dan Carrefour

Senin, 7 Juli 2014 | 22:04 WIB
Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah

SURABAYA- PT Mega Global Food Industry, produsen biskuit dengan merek dagang Kokola, memperbesar penguasaan pasarnya dengan menggandeng Giant dan Carrefour untuk menggenjot penjualan melalui private label.

 



Managing Director PT Mega Global Food Industry, Richard Cahadi, mengatakan produk yang dipasarkan untuk konsumen dua pasar modern itu menggunakan kemasan khusus, yang diharapkan bisa menarik konsumen.

 



Untuk di Giant, kemasan dibuat dari kaleng plastik sehingga tidak mudah penyok dan setelah biskuit habis, kaleng plastik bisa digunakan untuk tempat makanan lain.

 

“Sementara kalau di Carrefour, kami mengemasnya satu karton isi 4 kaleng dengan berbagai jenis biskuit. Inovasi ini untuk menyiasati kejenuhan pasar terhadap salah satu produk yang ada. Dengan adanya inovasi, baik dari sisi produk maupun kemasan, maka konsumen akan mempunyai pilihan dan merasa dimanjakan,” katanya di Surabaya, Senin (7/7).

 



Richard menyatakan pihaknya betul-betul ingin memanfaatkan momen puasa dan menjelang lebaran, karena permintaan pasar biskuit mengalami kenaikan cukup signifikan, di kisaran 300% hingga 400% untuk berbagai jenis biskuit dan cookis serta wafer.

 

Ia mengaku telah mengantisipasi kemungkinan lonjakan permintaan pasar itu sejak enam bulan lalu dengan meningkatkan kapasitas produksinya hingga dua kali lipat. "Saat ini, kapasitas produksi kami mencapai 3,5 ton per jam untuk satu line," katanya.

 

Kontribusi penjualaan disaat puasa dan lebaran, memang cukup besar. Hal ini juga bisa dilihat dari kontribusinya terhadap total penjualan dalam satu tahun yang cukup besar, yaitu sebesar 20% dari total penjualan selama setahun.  

 
 
"Untuk itu, kerjasama dengan pasar modern ini sangat penting bagi kami karena nantinya, distribusi sebagian besar akan kami lakukan melalui gerai pasar modern. Strategi ini tidak hanya bisa menggenjot penjualan, tetapi juga untuk berikan kepedulian penuh kepada toko," ungkap Richard. (ros)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN