Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jamu gendong, penjualan jamu secara tradisional yang masih punya pasar tersendiri. Foto: Portal ID/gora kunjana

Jamu gendong, penjualan jamu secara tradisional yang masih punya pasar tersendiri. Foto: Portal ID/gora kunjana

BPOM Dukung Pengembangan Industri Obat Tradisional

EPA, Senin, 25 Februari 2019 | 22:45 WIB

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan dukungannya terhadap pengembangan industri obat tradisional di dalam negeri.

Bentuk dukungan itu diwujudkan dengan menginisiasi terbentuknya konsorsium fitofarmaka yang melibatkan berbagai lintas sektor dan Stakeholders terkait, meningkatkan daya saing UMKM jamu dengan mengadakan Program Pembinaan dan Pendampingan UMKM Jamu, dan melakukan kegiatan pendampingan terhadap Pelaku Usaha Jamu Gendong.

“BPOM akan selalu berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) untuk terus mendukung pengembangan industry obat tradisional yang didalamnya mengandung unsur-unsur budaya bangsa, dan merupakan produk yang selalu dekat dengan masyarakat,” kata Kepala BPOM RI Penny K Lukito, akhir pekan lalu.

Penny melanjutkan, pihaknya juga memberikan dukungan penuh kepada PT Sido Muncul yang menjadi pelopor dalam memperkenalkan produk obat tradisional (jamu) sebagai warisan budaya Indonesia ke pasar nasional maupun internasional

“BPOM akan terus mendampingi Sido Muncul agar selalu menjadi industri jamu tradisional yang taat aturan, baik dalam pre-market maupun post-market, juga inovatif dan berorientasi ekspor,” ujar dia.

Pekan lalu, kata Penny, BPOM telah memberikan Sertifikat Izin Edar sediaan Kapsul Lunak kepada PT Sido Muncul di Semarang (20/2). “Sertifikat ini sebagai bentuk apresiasi kepada Sido Muncul,” pungkas dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN