Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penny K Lukito. Foto: IST

Penny K Lukito. Foto: IST

BPOM Prioritaskan Pengawasan Keamanan Pangan

EPA, Rabu, 12 Juni 2019 | 14:33 WIB

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan, pengawasan keamanan pangan akan menjadi salah satu prioritas dalam upaya melindungi masyarakat Indonesia terhadap peredaran produk pangan di dalam negeri.

"Keamanan pangan merupakan isu penting, karena merupakan salah satu pilar kualitas dan kesehatan bangsa serta menentukan daya saing ekonomi dan perdagangan produk pangan Indonesia. Pengawalan keamanan pangan harus menjadi prioritas kita bersama seluruh masyarakat Indonesia di sepanjang jalur rantai pangan," kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (11/6).

Penny mengungkapkan, penyelenggaraan keamanan pangan harus dilakukan secara holistik, terkoordinasi, dan sistemik di sepanjang hulu sampai hilir rantai pangan (from farm to table). Potensi risiko bahaya terhadap keamanan pangan dapat terjadi di setiap titik rantai pangan, termasuk juga pangan impor. 

"Oleh karena itu, pengawasan terhadap penerapan keamanan pangan merupakan tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, pelaku usaha maupun masyarakat, termasuk juga kalangan akademisi/perguruan tinggi dan media," ujar dia.

BPOM, lanjut Penny, berkoordinasi dengan lintas sektor dan lintas kepemerintahan memperkuat tata kelola pengawasan pangan serta terus mengembangkan sistem pengawasan pangan yang efektif, untuk mewujudkan keamanan pangan di Indonesia. "BPOM siap memberikan fasilitasi perkuatan kapasitas dan pendampingan bagi para pelaku usaha pangan, utamanya untuk Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan siap saji, melalui berbagai program strategis yang terus dikembangkan," tegas dia. 

Penny menambahkan, BPOM juga selalu bersama masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan memperkuat masyarakat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih hanya pangan yang aman untuk dikonsumsi. "Kami mengajak semua pihak untuk bersama bersinergi mengawal keamanan pangan di Indonesia baik melalui pembinaan maupun pengawasan," kata dia.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN