Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Gajah Tunggal Tbk Sugeng Rahardjo (tiga dari kanan, duduk), President United In Diversity Mari Elka Pangestu, Puteri Sjamsul Nursalim, Cherie Nursalim, Pemred
Investor Daily Primus Dorimulu (empat dari kiri) serta sejumlah Pemimpin Media Massa, foto bersama usai buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (8/5/2019). Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Direktur Utama PT Gajah Tunggal Tbk Sugeng Rahardjo (tiga dari kanan, duduk), President United In Diversity Mari Elka Pangestu, Puteri Sjamsul Nursalim, Cherie Nursalim, Pemred Investor Daily Primus Dorimulu (empat dari kiri) serta sejumlah Pemimpin Media Massa, foto bersama usai buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (8/5/2019). Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Gajah Tunggal Rajai Pasar Ban Domestik

DHO, Jumat, 10 Mei 2019 | 00:56 WIB

JAKARTA – PT Gajah Tunggal Tbk (GT) masih merajai pasar ban dalam negeri dengan pangsa pasar 50% untuk ban mobil dan 47% untuk ban motor. Direktur Utama GT Sugeng Rahardjo mengatakan, meskipun persaingan ban dalam negeri cukup ketat, perseroan tetap menjadi merek nomor satu dengan produk andalan GT Radial.

“Rival kami kebanyakan dari asing, seperti Goodyear dan Bridgestone, tetapi kami tetap yang terdepan,” ujar dia di Jakarta, Rabu (8/5).

Tidak hanya menguasai pasar ban nasional, dia menegaskan, perseroan menjadi eksportir terbesar ban asal Indonesia dan sering mendapatkan penghargaan dari pemerintah. Pasar ekspor utama perseroan adalah Amerika Serikat (AS) sebesar 70%, kemudian Asia Pasifik, Eropa dan Timur Tengah.

Menurut Sugeng, produk ban yang dihasilkan perseroan sangat berkualitas, sehingga disukai pasar dan permintaannya cukup tinggi. Merek yang laris di pasar ekspor masih sama, yaitu GT Radial yang memiliki brand image cukup kuat.

Dia menegaskan, ban perseroan dibuat dari karet asli Indonesia sebesar 60%, sedangkan sisanya karet sintesis sebesar 40%. Perseroan juga memproduksi ban ramah lingkungan, yakni GT Radial Campiro Eco untuk mobil dan IRC Enviro untuk motor. GT didirikan pada 1951 oleh pengusaha nasional Sjamsul Nursalim dan telah berkembang menjadi produsen ban terkemuka. Emiten berkode saham GJTL ini memiliki18 ribu orang karyawan langsung dan karyawan tidak langsung, mulai dari distributor hingga penambal ban.

Sugeng menuturkan, perseroan komit mendukung upaya pemerintah dengan meningkatkan penetrasi pasar global. Selain itu, perusahaan terus mendorong pengembangan SDM dan peduli lingkungan.

Pada 1981, demikian Sugeng, melalui program corporate social responsibility, perseroan mendirikan Politeknik dan mendidik tenaga terampil dan dibuka bagi anak kurang mampu. Mereka mendapatkan pendidikan gratis selama tiga tahun dan uang saku setiap bulan dan bagi lulusan bisa langsung bekerja di GT.

Perseroan, lanjut Sugeng, juga mengembangkan penelitian dan pengembangan (litbang) dan terus melakukan inovasi produk dan yang terbaru memproduksi produk ban ramah lingkungan. Perseroan juga melaksanakan program anak asuh agar dapat melanjutkan pendidikan mulai SD hingga SMA. Perseroan juga bekerja sama dengan sejumlah organisasi melalui kegiatan penataan lingkungan dan peduli isu lingkungan.

Pada 2003, perseroan mendirikan Yayasan Upaya Indonesia (United In Diversity Foundation) untuk memberikan perhatian pada sektor pendidikan dan kesehatan. Yayasan ini sudah mendapatkan perhatian dunia internasional.   

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN