Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Shirley Dewi selaku pimpinan LPK IAPMO Group Indonesia berfoto bersama pengurus inti Asosiasi Plambing Nasional (Apin) tampak dari samping kiri ke kanan Mahfudin (sekretaris), Muhajir (ketua), Kevin Kowinto dan  Christy (anggota pengawas)

Shirley Dewi selaku pimpinan LPK IAPMO Group Indonesia berfoto bersama pengurus inti Asosiasi Plambing Nasional (Apin) tampak dari samping kiri ke kanan Mahfudin (sekretaris), Muhajir (ketua), Kevin Kowinto dan Christy (anggota pengawas)

IAPMO Sosialisasi Pentingnya Produk Konstruksi dan Plumbing Bersertifikat SNI

Euis Rita Hartati, Kamis, 7 November 2019 | 18:41 WIB

JAKARTA, investor.id - PT IAPMO Group Indonesia tengah gencar mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan produk konstruksi dan plumbing yang berkualitas dan mendapat sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Penggunaan produk ber-SNI dan berlabel produk hijau akan melindungi pengguna dalam aspek keselamatan dan kesehatan,” kata Senior Vice President sekaligus Kepala Lembaga Penilai Kesesuaian PT IAPMO Group Indonesia Shirley Dewi yang ditemui di ajang Indonesia Sustainable Construction and Plumbing (ISCOP) di JIEXPO Jakarta.

Shirley mengatakan, bahwa saat ini di masyarakat begitu banyak beredar produk plumbing yang berharga sangat murah. Dia ambil contoh pipa dan keran air di bangunan gedung atau rumah tangga. “Air digunakan setiap hari untuk berbagai kebutuhan. Namun, dalam penggunaan pipa dan keran air misalnya, masyarakat sering kali terlena dengan harga murah, sementara dari sisi kualitas tidak terjamin. Padahal, dalam jangka panjang bisa saja produk itu membahayakan kesehatan,” katanya.

Melalui sosialisasi yang terus digalakkan dengan menggandeng sejumlah pihak, baik swasta maupun pemerintah, IAPMO berharap masyarakat Indonesia semakin sadar pentingnya sistem plaming yang baik. Terutama untuk kesehatan karena air merupakan konsumsi pokok manusia.

"Pada kesempatan kali ini, kami ingin agar pentingnya sistem plambing yang baik semakin diperhatikan masyarakat. Kami akan terus berusaha menggalang dukungan pemerintah agar semua masyarakat Indonesia memiliki sistem plambing yang sehat dan aman," ujar Shirley.

IAPMO merupakan asosiasi plambing dan mekanikal yang berpusat di Amerika Serikat. Asosiasi ini peduli akan kepentingan orang banyak dalam skala global terutama dalam memastikan akses universal ke air minum yang aman dan terjangkau untuk semua. AIPMO mentargetkan pada 2030 Indonesia sudah berinvestasi dalam infrastruktur yang memadai, menyediakan fasilitas sanitasi, dan mendorong kebersihan di setiap tingkat karena sangat penting untuk menunjang kesehatan. Kedepannya, kata Shirley, ISCOP akan dijadikan program tahunan bersamaan dengan event konstruksi Indonesia.

IAPMO merupakan asosiasi yang berkantor pusat di Amerika Serikat yang memiliki kantor cabang di beberapa negara diantaranya Amerika Serikat, Kanada, Australia, India, Cina, termasuk Indonesia dengan bidang usahanya bergerak dalam bidang plambing. PT IAPMO Group Indonesia juga merupakan fasilitator pengujian produk-produk pIambing khusus untuk wilayah Indonesia

Ajang ISCOP

Sementara itu, IAPMO Group Indonesia bersama Green Product Council Indonesia (GPCI), dan Asosiasi Plambing Nasional (APIN) membuat rangkaian event Indonesia Sustainable Construction and Plumbing (ISCOP). Event yang bertemakan “Advancing Sustainable Construction Materials and Plumbing System for A Sustainable Future” ini menjembatani berbagai stakeholder industri terkait.

Acara yang diselenggarakan pada 6 – 8 November 2019 di JI Expo, Jakarta ini pada hari pertama selain selain IAPMO Group Indonesia, GPCI, dan APIN, hadir pula Kementerian Perindustrian, Badan Standarisasi Nasional (BSN), dan PT Anugerah Extravisi Raya (AER) memberikan paparan terkait regulasi dan industri. Kementerian Perindustrian dan BSN memaparkan mengenai proses standarisasi industri hijau dan standar sistem plambing yang diterapkan di Indonesia.

PT. AER memberikan paparan mengenai jenis produk yang ramah lingkungan dan hemat air termasuk kelebihannya sehingga diharapkan peserta seminar dapat mengetahui dengan mudah produk-produk yang beredar. Di akhir seminar secara simbolis Komite Akreditasi Nasional (KAN) memberikan sertifikat akreditasi kepada IAPMO Group Indonesia.

IAPMO Group Indonesia sebagai lembaga sertifikasi spesialis plambing satu-satunya di Indonesia yang memenuhi standar ISO 17024:2012 (Persyaratan Lembaga Sertifikasi Personel) dan telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah yang diwujudkan dalam bentuk akreditasi KAN. Selain itu, KAN dalam hal sertifikasi personel juga sudah menandatangani kerjasama MRA (Mutual Recognition Agreement) yang mana hasil sertifikasi yang telah diakreditasi oleh KAN juga diakui secara internasional.

Pada ISCOP 2019, IAPMO Group Indonesia melakukan penandatanganan kerja sama dengan beberapa universitas di Indonesia untuk menyelenggarakan pelatihan serta sertifikasi bagi spesialis plambing. Diantaranya adalah Universitas Udayana Bali dan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Universitas nantinya diharapkan menjadi penyelenggara bagi pelatihan bagi internal universitas maupun pihak eksternal.

GPCI sebagai organisasi non profit yang bekerjasama dengan IAPMO Group Indonesia mempunyai fokus dalam membuat standar produk yang ramah lingkungan. GPCI sebagai lembaga sertifikasi Green Label Indonesia dan IAPMO Group Indonesia sebagai verifikator lapangan melakukan penilaian terhadap perusahaan-perusahaan yang mana mereka telah menerapkan standar produk yang ramah lingkungan serta fokus dalam upaya penghematan energi sehingga produk tersebut dapat memperoleh predikat Green Label Indonesia.

Kemudian APIN memberikan paparan mengenai roadmap industri plambing nasional dan tantangan global. Selama ini APIN berperan dalam mendiskusikan terkait tantangan dalam menciptakan produk produk konstruksi, material maupun plambing yang ramah lingkungan dan efisien. Melalui APIN, industri mengarahkan pada pengembangan standar produk konstruksi, material maupun plambing yang baik dan berkelanjutan yang mana mempunyai tujuan bagi kebaikan serta kesehatan masyarakat Indonesia.

Dengan adanya event seminar seperti ini diharapkan keterkaitan dan kerjasama yang baik dari beberapa pihak diharapkan masyarakat Indonesia dapat memperoleh kebaikan dari jaminan sistem maupun produk konstruksi, material maupun plambing yang berpegang pada prinsip berkelanjutan, ramah lingkungan dan hemat energi.

Selain IAPMO Group Indonesia, GPCI, dan APIN, event ini juga didukung oleh Kementerian Perindustrian, Badan Standarisasi Nasional (BSN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), PT AER, PT Wahana Duta Jaya Rucika, IWSH (International Water and Sanitary Hygiene Foundation), PT Mowilex Indonesia, Arwana Ceramics, serta Green Building Council Indonesia (GBCI). ISCOP 2019 juga didukung Konstruksi Indonesia, Indonesia Infrastructure Week, dan Intertraffic.


 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA