Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wisata Labuan Bajo. Foto: IST

Wisata Labuan Bajo. Foto: IST

Kemenparekraf Dorong Pengembangan Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 15 September 2020 | 19:17 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong pembentukan dan pengembangan desa wisata di wilayah Destinasi Super Prioritas (DSP) Labuan Bajo yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Santosa Sungkari mengatakan, desa wisata merupakan salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo untuk menyejahterakan desa-desa di Indonesia. "Desa wisata menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata di DSP Labuan Bajo, kami fokus di 10 titik Desa Wisata,” kata Hari dalam keterangan resminya, Selasa (15/9/2020).

Adapun 10 titik desa tersebut tersebar di dua kabupaten penyangga DSP Labuan Bajo, yaitu tujuh desa di Manggarai Barat dan tiga desa di Ende. Hari mengungkapkan, pihaknya menggelar kegiatan pengembangan desa wisata di destinasi super prioritas Labuan Bajo pada 9-11 September 2020 di Desa Wisata Warloka, Desa Wisata Nggorang, Desa Wisata Papagarang, dan Desa Wisata Komodo.

Hari menuturkan, pengembangan desa wisata ini dilaksanakan melalui bimbingan teknis yang bertujuan untuk memberikan pemahaman sapta pesona ke masyarakat desa wisata dan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan desa. Materi bimbingan teknis tersebut diberikan oleh beberapa perwakilan dari instansi terkait.

Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf Wawan Gunawan menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dari kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat pedesaan yang berada di sekitar wilayah DSP.

"Kemenparekraf hadir di Desa Wisata DSP Labuan Bajo untuk memotivasi masyarakat. Pengembangan Desa Wisata dapat menjadi multiple effect pada peningkatan ekonomi masyarakat desa. Tentu harus dengan pengelolaan yang baik dan profesional, apapun bisa menjadi atraksi pariwisata tapi harus memenuhi unsur keseimbangan 4R (Raga, Rasa, Rasio, dan Ruh)," ujar Wawan.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan baik dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, Agustinus Rinus. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kemenparekraf serta kementerian dan lembaga terkait yang berupaya membantu mengembangkan desa-desa wisata di daerahnya.

“Kami berharap Desa Wisata di DSP Labuan Bajo ini menjadi destinasi penyangga yang bisa memberikan efek positif pada perekonomian masyarakat desa,” ucap Agustinus.

Selanjutnya, Direktorat Pengembangan Destinasi Regional II akan melaksanakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas SDM Desa Wisata di DSP Mandalika dan Likupang pada akhir September hingga Oktober 2020. 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN