Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Foto: Investor Daily/IST

Presiden Joko Widodo. Foto: Investor Daily/IST

Pemerintah Bidik Pasar Mebel AS

Novy Lumanauw, Selasa, 10 September 2019 | 18:41 WIB

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membidik pasar negara-negara yang terlibat perang dagang, khususnya Amerika Serikat (AS) sebagai tujuan ekspor mebel, produk-produk kayu, dan rotan.

Saat memimpin rapat terbatas Kabinet Kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/9), Kepala Negara mengungkapkan bahwa terbuka peluang untuk merambah pasar ekspor, khususnya yang terkait dengan perang dagang.

“Saya juga mendapatkan informasi yang sangat detail dari World Bank bahwa sekarang ini mebel, produk kayu dan rotan itu punya kesempatan besar untuk masuk ke pasar-pasar, terutama yang berkaitan dengan perang dagang,” kata Kepala Negara.

Ia juga telah menginstruksikan Menko Perekonomian Darmin Nasution untuk melakukan langkah-langkah konkret agar kebijakan di Kementerian/Lembaga memberikan dukungan maksimal untuk memanfaatkan peluang ini sehingga apa yang diinginkan para pengusaha, utamanya di dunia mebel dan rotan bisa direalisasikan.

“Sekali lagi, ini berangkat dari informasi yang saya terima. Dan, saya kira kesempatan itu sangat besar sekali dari pasar yang dulunya diisi oleh Tiongkok yang kemudian ditinggalkan karena perang dagang. Inilah yang menjadi kesempatan kita,” kata Presiden Jokowi.

Hadir dalam rapat itu, antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menperin Airlangga Hartarto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menlu Retno Marsudi, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan para pimpinan asosiasi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA