×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Danau Toba. Foto ilustrasi: IST

Danau Toba. Foto ilustrasi: IST

Pengembangan Infrastrukur Kunci Kesuksesan Pariwisata Toba

eva fitriani, Selasa, 26 Februari 2019 | 18:08 WIB

JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, pengembangan infrastruktur menjadi salah satu kunci keberhasilan utama bagi majunya pariwisata Danau Toba dan sekitarnya di Sumatera Utara (Sumut). Sektor pariwisata Danau Toba membutuhkan dukungan infrastruktur, terutama untuk aksesibilitas, aktraksi, dan amenitas seperti bandara, rest area, hingga jalan tol.

 

"Saat ini sudah dibuat Integrated Tourism Masterplan Program Danau Toba yang didukung oleh Wolrd Bank. Rencananya, awal Mei sudah mulai pembangunannya,” kata Menpar saat launching Calender of Event Danau Toba 2019 di Jakarta, Senin malam (25/2).

 

Menpar mengungkapkan, percepatan pengembangan infrastruktur pendukung di Danau Toba itu semakin pesat setelah ditetapkannya danau air tawar terbesar di Asia Tenggara itu sebagai 10 Bali Baru atau 10 Destinasi Prioritas. Bahkan sebagai dukungan pengembangannya pun kemudian dibentuk Badan Otorita Pariwisata Danau Toba sejak 2017.

 

Pihaknya juga terus mendorong dan memperjuangkan Danau Toba agar segera masuk dalam daftar Unesco Global Geopark (UGG). "Dengan begitu, akan semakin mudah bagi kita untuk mempromosikan dan melestarikannya," ujar dia.

 

Arief mengaku telah menindaklanjuti usulan Danau Toba sebagai UGG ke Unesco. "Kita sudah kontak terus ke UNESCO. Ditargetkan pada 2019 ini bisa mendapatkan sertifikasi dari UGG, sehingga kita bisa dengan mudah untuk mempromosikannya," tambah dia.

 

Dia menambahkan, melalui pengakuan Unesco tersebut juga diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran pelestarian di kalangan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung. Menpar juga memberikan apresiasi kepada pemda dan pengelola Danau Toba yang telah meluncurkan 17 event pariwisata berskala nasional dan internasional.

 

Event-event tersebut kata dia, dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk menggencarkan promosi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba yang tahun lalu dikunjungi 231.465 wisatawan mancanegara (wisman) itu. “Danau Toba yang dikembangkan sebagai ‘Bali Baru’ merupakan destinasi pariwisata berkelas dunia yang harus dipromosikan ke seluruh dunia. Event atau atraksi menjadi unsur penting dalam pariwisata yang dikenal dengan 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas)," ujar dia.

 

Menpar menilai, unsur 3A di Danau Toba berkembang pesat misalnya dengan dibukanya rute penerbangan internasional melalui Bandara Silangit Siborong-borong yang tiap tahun mendatangkan sekitar 200 ribu wisman. Selain itu, ada pula pengembangan infrastruktur jalur outer ringroad dari Kualanamu menuju Toba.

 

"Dukungan infrastruktur itulah yang diharapkan semakin mendongkrak kemajuan pariwisata di Toba dan sekitarnya," pungkas dia. (epa)

 

 

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN