Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Airlangga Hartarto. Foto: IST

Airlangga Hartarto. Foto: IST

Perusahaan Petrokimia Besar Siap Investasi di Gresik

LEO, Rabu, 15 Mei 2019 | 23:18 WIB

JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu_perusahaan petrokimia skala_besar siap berinvestasi di Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur._Saat ini, perusahaan tersebut sedang dalam tahap pembebasan lahan.

“Kami mendapat konfirmasi dari beberapa industri, termasuk kawasan industri di Jawa Timur, akan ada investor besar masuk_di sektor industry petrokimia,” kata Menperin di Jakarta, Selasa (14/5).

Menperin menambahkan, pabrik baru ini rencana sudah bisa beroperasinya pada tahun 2022. “Kalau sudah pembebasan lahan, artinya kan sudah serius. Biasanya konstruksi untuk pembangunan paling lama 2-3 tahun,” imbuh dia.

Dalam catatan Kementerian Perindustrian, industri petrokimia turut memberikan kontribusi cukup signifikan bagi perekonomian nasional. Pada 2018, investasi di sektor industry kimia dan farmasi mencapai Rp 39,31 triliun.

Selain itu, kelompok industry bahan kimia dan barang dari bahan kimia menorehkan nilai ekspor sebesar US$ 13,93 miliar.

Menperin menegaskan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan investasi di sektor industri petrokimia. Selain menumbuhkan sektor hulu, tujuannya juga mendongkrak kapasitas produksi sehingga dapat memenuhi kebutuhan di pasar domestik dan ekspor sekaligus sebagai substitusi impor.

“Industri petrokimia merupakan sektor hulu yang berperan penting dalam menunjang kebutuhan produksi di sejumlah manufaktur hilir. Produk yang dihasilkan oleh industri petrokimia, antara lain digunakan sebagai bahan baku di industri plastik,_tekstil, cat, kosmetik dan farmasi,” kata Menperin.

Menurut Menperin, pihaknya bertekad semakin menguatkan sector induk (mother of industry) agar rantai pasok dan struktur manufaktur di dalam negeri lebih dalam sehingga bisa berdaya saing di kancah global.

“Keberlanjutan dalam pembangunan industri petrokimia sangat penting bagi aktivitas ekonomi atau membawa_mul - tiplier effect._Apalagi, industri kimia masuk dalam sektor pionir dalam Making Indonesia 4.0,” tutur dia.

Menperin optimistis, investasi dan ekspansi di sektor industri manufaktur akan semakin menggeliat seusai perhelatan pemilihan umum dan pemilihan presiden, beberapa waktu lalu. Ini sekaligus membuktikan bahwa iklim ekonomi, politik dan keamanan di Indonesia masih kondusif, yang akan meningkatkan rasa kepercayaan para investor dalam berusaha.

“Kontribusi manufaktur terhadap PDB konsisten paling tinggi._Kemu - dian, beberapa_sektor industri, per - tumbuhannya ada yang_ double digit _ dan melampaui per tumbuhan ekonomi._Kita_juga_lihat bahwa ke depan itu investasi akan meningkat, salah satu indikatornya adalah pembelian lahan di kawasan industri yang terus naik,”_papar dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN