Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

PGN Pasok Gas ke 1.739 Perusahaan Manufaktur

(gor/ant), Rabu, 27 Februari 2019 | 23:38 WIB

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memasok gas bumi ke 1.739 pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, 1.984 pelanggan komersial, terdiri atas hotel, restoran, rumah sakit, dan usaha kecil menengah (UKM). Selain itu, perseroan mengirim gas ke 177.710 pelanggan rumah tangga yang dibangun dengan investasi PGN.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengungkapkan, langkah perseroan tersebut bertujuan agar masyarakat mendapatkan manfaat maksimal dari gas bumi. Apalagi, efisiensi energi yang ditawarkan PGN akan memberi efek domino bagi kegiatan ekonomi masyarakat.

“Bagi kalangan industri, efisiensi sektor energi akan meningkatkan daya kompetitif, sedangkan bagi masyarakat akan meningkatkan daya beli yang semuanya bermuara kepada peningkatan ekonomi nasional,” ucap dia di Jakarta, Selasa (26/2).

Dari sisi volume, PGN menyalurkan gas bumi sebanyak sebesar 3,102 juta kaki kubik per hari (mmscfd). Perinciannya, volume gas distribusi mencapai 963 mmscfd dan volume transmisi gas bumi sebesar 2.139 mmscfd.

Sepanjang 2018, kata Rachmat, PGN berhasil membukukan pendapatan sebesar US$ 3,87 miliar, naik dari 2017 sebesar US$ 3,57 miliar. Pendapatan emiten berkode PGAS tersebut terutama diperoleh dari hasil penjualan gas sebesar US$ 2,79 miliar dan migas US$ 585 juta.

PGN mampu mengoleksi laba bersih sebesar US$ 304,9 juta atau Rp 4,34 triliun tahun lalu. EBITDA meningkat menjadi sebesar US$ 1,19 miliar dari US$ 1,08 miliar. “Kami melakukan berbagai upaya efisiensi, sehingga mampu mencetak laba bersih di tengah kondisi perekonomian yang melambat,” kata dia. (leo)

BAGIKAN