Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Daftar 6 Unicorn di Indonesia

Daftar 6 Unicorn di Indonesia

Talenta Muda Dorong Pertumbuhan Startup Berbasis Teknologi

Kamis, 8 April 2021 | 14:11 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Perusahaan rintisan (startup) jebolan anak bangsa terus menjamur sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ribuan perusahaan terbentuk oleh anak-anak muda setiap tahunnya, dan tak sedikit yang berambisi untuk merambah hingga ke pasar internasional dan sebagian terbukti bisa menjangkaunya.

Berdasarkan laporan Mapping & Database Startup Indonesia 2018 yang dirilis oleh Indonesia Digital Creative Industry Society, hampir 70% startup tersebut dibangun oleh para founder atau perintis anak muda berusia 25-38 tahun. Hal itu membuktikan talenta muda Indonesia di bidang teknologi tidak kalah dibandingkan negara lain.

Perkembangan teknologi digital di Indonesia juga turut membuat Pendiri Bukalapak Ahmad Zaky berambisi mendorong perusahaan-perusahaan rintisan dalam negeri untuk bertumbuh menjadi pemain-pemain kaliber di tingkat regional. Melalui perusahaan investasi yang dibangun Zaky, yakni Init 6, telah meneliti sekitar 3.000 startup dalam negeri yang digawangi oleh talenta-talenta muda dan unggul Indonesia. Dari 3.000 perusahaan rintisan tersebut, Init 6 telah menyalurkan investasi ke 10 startup.

"Kami yakin potensi anak-anak muda, talenta-talenta digital di Indonesia harusnya mampu menciptakan perusahaan-perusahaan unicorn yang jauh lebih banyak daripada yang generasi saya bisa ciptakan," kata Zaky dalam keterangan resmi, Kamis (8/4).

Achmad Zaky, CHIEF EXECUTIVE OFFICER BUKALAPAK.COM
Achmad Zaky, pendiri Bukalapak.com

Menurutnya, Indonesia yang merupakan negara terbesar keempat di dunia, sudah seharusnya terjun menjadi pemain di skala global dan bukan lagi sekadar menjadi pasar bagi produk-produk dari negara-negara lainnya. Terbukti Init 6 baru saja menyuntikkan dana sekitar US$5 juta kepada IDCloudHost, sebuah perusahaan rintisan penyedia layanan infrastruktur cloud dari Bandung, untuk membantu perusahaan tersebut agar bisa bertumbuh dan memperluas layanannya ke pasar regional di Asia.

"Analisa kami, pasar small medium enterprise atau usaha kecil menengah (UKM) yang menjadi sasaran IDCloludHost merupakan pasar yang cocok untuk negara-negara berkembang karena tidak banyak dilirik oleh para kompetitor, yang lebih banyak bermain di segmen perusahaan skala besar. Sehingga akan menjadi jauh lebih masif adopsi [cloud]-nya. Kalau sekarang banyak dikatakan cloud computing, secara public sudah melampaui on prime, tetapi di Indonesia itu masih jauh, kebanyakan masih on prime," ucap Zaky.

Selain itu, perusahaan berbasis teknologi yang dirintis oleh talenta muda lainnya diantaranya adalah Ultra Voucher, aggregator voucher digital terbesar di Indonesia yang bisnisnya terinspirasi untuk memenuhi gaya hidup masyarakat Indonesia yang gemar menggunakan promosi, diskon, dan juga kemudahan penggunaan voucher dalam gaya hidup sehari-hari.

Co-Founder dan COO PT Trimegah Karya Pratama atau Ultra Voucher, Riky Boy Permata mengatakan bisnis Ultra Voucher datang dari ide tentang bagaimana membuat berbelanja dengan voucher menjadi lebih mudah, lebih sederhana dan membantu konsumen agar tidak perlu membawa voucher fisik yang mudah robek, tertinggal, hilang ataupun lupa digunakan sampai lewat masa kadaluarsa.

"Dengan pemanfaatan teknologi, akhirnya lahirlah voucher digital bernama Ultra Voucher, di mana dalam satu platform orang bisa mencari berbagai macam voucher. Itulah mengapa Ultra Voucher disebut sebagai one platform, one voucher for all," kata Riky.

Selain memberikan kemudahan bagi konsumen, Ultra Voucher bisa disebut juga menjadi technology enabler bagi para partnernya dengan 3 faktor utama yang dimiliki, yaitu voucher issuance, voucher distribution dan voucher redemption. Ketiga pilar ini lah yang dimiliki oleh Ultra Voucher secara teknologi dan diberikan kepada para partner.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN