Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Konferensi Pers bersama Ketu Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, Ketum Apindo Hariyadi B. Sukamdani, Ketum AEI Iwan Setiawan Lukminto, dan Waketum Hipmi  Eka Sastra  di Menara Kadin Indonesia, Kamis (15/10/2020).

Konferensi Pers bersama Ketu Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, Ketum Apindo Hariyadi B. Sukamdani, Ketum AEI Iwan Setiawan Lukminto, dan Waketum Hipmi Eka Sastra di Menara Kadin Indonesia, Kamis (15/10/2020).

UU Ciptaker Akomodir Pengusaha Muda

Kamis, 15 Oktober 2020 | 20:09 WIB
Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dapat mengakomodir pengusaha muda untuk mendorong penciptaan lapangan kerja. Selain itu UU Ciptaker juga dapat menambah jumlah pengusaha muda yang saat ini masih kalah jumlahnya dibandingkan dengan negara lain.

Demikian dikemukakan Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Eka Sastra dalam Konfrensi pers di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (15/10).

Konferensi Pers bersama Ketu Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, Ketum Apindo Hariyadi B. Sukamdani, Ketum AEI Iwan Setiawan Lukminto, dan Ketum Hipmi Mardani H. Maming di Menara Kadin Indonesia, Kamis (15/10/2020).
Konferensi Pers bersama Ketu Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, Ketum Apindo Hariyadi B. Sukamdani, Ketum AEI Iwan Setiawan Lukminto, dan Waketum Hipmi Eka Sastra di Menara Kadin Indonesia, Kamis (15/10/2020).

Ia menegaskan, hal ini perlu dilakukan, melihat ada sekitar 45 juta orang butuh lapangan pekerjaan, termasuk 3 juta tenaga kerja tiap tahun dari lulusan kampus.

“Ini salah satu alasan kenapa UU Cipta Kerja ini penting. Karena salah satu tugas negara, wajib menyiapkan lapangan kerja. Tidak mungkin semuanya bisa masuk ke PNS, atau pun kelembagaan formal yang lain," ujar Eka.

Dalam Konferensi Pers tersebut juga turut hadir Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani, dan Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Iwan Setiawan Lukminto.

Dia menerangkan, UU Cipta Kerja bisa mempermudah para usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membuka usaha dengan melakukan pendaftaran melalui Online Single Submission (OSS).

Selain itu, kemitraan pemerintah juga didorong untuk bisa mengakomodasi pengembangan bisnis UMKM. Hal ini akan membuat terjadinya peningkatan pengusaha muda.

“Saat ini jumlah pengusaha muda kita baru 3 juta, kalah dengan negara lain yang sudah 7 juta. Semakin banyak jumlah pengusaha muda, maka semakin banyak juga jumlah lapangan pekerjaan. UU ini UU masa depan,” pungkas Eka.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN