Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jerry Sambuaga/Beritasatu TV

Jerry Sambuaga/Beritasatu TV

Wamendag Jerry: Surplus Neraca Perdagangan Sesuai Amanat Presiden

Sabtu, 28 November 2020 | 07:07 WIB
Indah AP

JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah berlangsung sekitar delapan bukan dan melanda kurang lebih 215 negara. Meski demikian, Namun Indonesia berhasil mencetak surplus neraca perdagangan hingga Oktober 2020. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari-Oktober 2020, neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus USD 17,07 miliar.

"Surplus neraca perdagangan tahun ini merupakan rekor tertinggi semenjak tahun 2012," kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dalam acara Economic Outlook 2021 dengan tema Kontribusi Kawasan Industri Bagi Perekonomian Nasional dan Daerah yang diselenggarakan BeritaSatu Media Holdings,  Rabu (25/11).

Keberhasilan mencatat surplus neraca perdagangan ini, menurut Jerry, merupakan tindak lanjut atas mandat dari Presiden Joko Widodo pada Kemendag untuk mencetak surplus dalam perdagangan. "Pesan optimis ini harus kita teruskan kepada masyarakat, agar masyarakat bisa mengetahui bahwa di tengah pandemi Covid-19, ternyata Indonesia sebagai negara yang besar dan berdaulat mampu mencetak neraca perdagangan yang surplus senilai USD 17,07 miliar," kata Jerry.

Pada Januari sampai September 2020, total ekspor Indonesia mencapai USD 117,1 miliar yang didominasi sektor primer. Sementara pada periode yang sama, sektor manufaktur memberi kontribusi sebesar USD 57,6 miliar atau 49,2% dari total ekspor Indonesia. Sedangkan ekspor primer memberi kontribusi USD 59,6 miliar atau 50,8% dari total ekspor.

"Dengan adanya data dan tren positif tersebut, kita bisa mendorong ekspor manufaktur, industri yang berorientasi ekspor dan meningkatkan ekspor komoditas yang memiliki nilai tambah," kata Jerry. Jerry melihat industri manufaktur memiliki peluang yang sangat besar. Hal ini yang membuat kawasan industri menjadi semakin signifikan dan potensial.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN