Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bus Berlogo Wonderful Indonesia di Kawasan Elit Los Angeles Amerika Serikat. Foto: Kementerian Pariwisata

Bus Berlogo Wonderful Indonesia di Kawasan Elit Los Angeles Amerika Serikat. Foto: Kementerian Pariwisata

Wonderful Indonesia Mejeng di Kawasan Elit Los Angeles

Eva Fitriani, Rabu, 10 Juli 2019 | 17:47 WIB

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin gencar mempromosikan pariwisata Indonesia di luar negeri. Melalui branding Wonderful Indonesia, berbagai destinasi wisata Indonesia dipamerkan ke pasar-pasar strategis, termasuk kawasan elit di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

“Potensi wisatawan yang ada di AS harus dioptimalkan. Untuk itu, Wonderful Indonesia hadir di sana. Dengan memanfaatkan media yang tersedia di ruang publik, kami yakin cara ini akan efektif. Ingatan publik di sana selalu melekat dengan destinasi di Indonesia,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya di Jakarta, Rabu (10/7).

Di Los Angeles, tambah Nia, Wonderful Indonesia hadir pada dua unit bus hop on hop off. Berkeliling di pusat kota, dua bus ini memiliki rute ke kawasan elit seperti, Hollywood, Beverly Hills, Santa Monika, dan Downtown.

"Destinasi yang ditampilkan full, seperti Bali, Raja Ampat, Borobudur, Danau Toba, dan Gili Kedis. Komodo juga ikut disajikan di sini.," kata dia.

Nia melanjutkan, Wonderful Indonesia juga hadir melalui LED Billboard dan bus di New York. Durasi branding sekitar 3 pekan, 7-28 Juli 2019. Untuk satu unit LED Billboard ini berada di 45th, 46St, dan Broadway Facing West, New York. Lokasi tersebut berada di sekitar Times Square. Kawasan tersebut menjadi yang tersibuk di New York di mana setiap harinya ada sekitar 300 ribu pejalan kaki yang melewati kawasan tersebut.

“LED Billboard dan bus sangat efektif sebagai media branding. LED sengaja dipilih di spot strategis. Kawasan tersebut ramai oleh lalu lalang orang dan lalu lintas di sekelilingnya juga sibuk. Jadi, sangat potensial,” terang Nia.

Selain LED Billboard, kata dia, Wonderful Indonesia semakin didekatkan dengan publik. Brandingnya memakai jasa bus hop on hop off. Bus tersebut akan berkeliling di pusat Kota New York. Beberapa spot yang akan dilewatinya adalah Times Square, Carnegie Hall, dan Marcy 34th. Lintasannya semakin panjang dengan rute Empire State Building, Lincoln Center, hingga Central Park.

“Dengan cara ini, kami yakin image dari Wonderful Indonesia dan destinasinya semakin melekat. Apalagi, bus ini memiliki rute-rute yang strategis. Tempat berkumpulnya orang dalam jumlah besar. Kami tentu optimistis, akan ada feedback positif dari kunjungan wisatawan Amerika setelah ini,” ujar Nia.

Nia mengungkapkan, pergerakan wisatawan AS memang kompetitif. Pada 2018, arus turis dari negara tersebut mencapai 387.295 orang. Jumlah itu tumbuh 12,3% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 344.766 orang.

Nia menjelaskan, pasar wisatawan asal Amerika Serikat memang menjanjikan bagi Indonesia. Selain New York dan Los Angeles, Seattle dan Houston, jadi pasar wisatawan yang potensial. Untuk memikat publik Amerika Serikat, enam destinasi pun ditampilkan. Ada Bali, Raja Ampat, Borobudur, Danau Toba, Pulau Komodo (Nusa Tenggara Timur) dan Pantai Gili Kedis (Nusa Tenggara Barat). Semuanya dilengkapi logo Wonderful Indonesia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA