Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mesin Panen Padi Kombinasi YANMAR YH150. Foto: Yanmar Indonesia

Mesin Panen Padi Kombinasi YANMAR YH150. Foto: Yanmar Indonesia

Yanmar Incar Pangsa Pasar di Atas 50%

Ridho Syukra, Rabu, 10 Juli 2019 | 08:00 WIB

JAKARTA - PT Yanmar Diesel Indonesia (Yadin) menargetkan pangsa pasar (market share) di atas 50% pada tahun 2019 untuk produk mesin diesel dan alat pertanian. Saat ini, pangsa pasar mesin diesel dan alat pertanian ringan Yanmar masih 30%.

"Meskipun pemakaian mesin diesel dan alat pertanian Yanmar sudah cukup familiar, kami belum bisa meraih market share tertinggi karena persaingan untuk kedua produk tersebut cukup ketat," kata Staff Planning and Administration Marketing and CS Division PT Yanmar Diesel Indonesia Ignatius Wisnu saat Media Visit ke Beritasatu Media Holding, di Jakarta, Selasa (9/7).

Wisnu mengatakan, produk mesin diesel Yanmar yang sudah dikenal adalah Generator Set YTG dan Horizontal Diesel Engine. Sementara untuk produk alat pertanian ringan Yanmar adalah Traktor Tangan Rotary, Cultivator, Mesin Pemecah Kulit Gabah, Mesin pemutih beras, dan Mesin Penggiling Padi.

Untuk alat pertanian berat, produk Yanmar sudah menguasai pasar dengan market share 50%. Produk alat pertanian berat Yanmar yang sudah menguasai pasar adalah Traktor 4 Roda dan Mesin Panen Padi Kombinasi.

Wisnu optimistis, Yanmar bisa meraih target penguasaan pasar di atas 50% karena didorong aktivitas pertanian dan industri yang mulai bergairah pada semester dua. Terlebih, perusahaan juga mengeluarkan teknologi terbaru yang lebih canggih.

"Semua produk mesin diesel dan alat pertanian diproduksi di pabrik Yanmar di Depok dengan kapasitas produksi mesin diesel 60 ribu unit per tahun dan alat pertanian sebesar 30 ribu unit per tahun," ujar dia.

Wisnu melanjutkan, Yanmar juga memproduksi Connecting Rodb dan Genset dengan kapasitas produksi masing-masing 11 ribu unit dan 30 ribu unit per tahun. Dari hasil produksi, 60% untuk pasar domestik dan sisanya 40% untuk ekspor.

Dia menyebut, pasar terbesar alat pertanian Yanmar adalah Sulawesi dan Kalimantan, karena area pertaniannya masih cukup luas. Sementara untuk ekspor, perusahaan fokus memasarkan Genset dan Connecting Rod ke luar negeri, dengan pasar terbesar Filipina dan Brazil.

Yanmar merupakan perusahaan yang didirikan di Jepang pada 1972 dengan bisnis utama adalah memproduksi alat pertanian dan mesin diesel. Indonesia menjadi salah satu pasar yang menjanjikan bagi Yanmar karena aktivitas pertanian dan industrinya berkembang pesat.

Wisnu menegaskan, Yanmar berambisi menjadi perusahaan motor diesel stasioner bermutu tinggi secara konsisten dengan mengutamakan kepuasan pelanggan. Produk Yanmar dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 20 juta sampai Rp 600 juta.

Hingga kini, produk Yanmar sudah tersebar di 18 kantor cabang di seluruh Indonesia. Yanmar juga bekerja sama dengan beberapa multi finance company dalam sistem pembayaran.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA