Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Co-Founder Wilov Ivana Wiyono (Foto: Dok.PR)

Co-Founder Wilov Ivana Wiyono (Foto: Dok.PR)

Ciptakan Ekosistem Digital Inklusif, Startup Wilov jadi Solusi Kesehatan Perempuan

Selasa, 5 Juli 2022 | 16:30 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA,investor.id- Wilov, startup yang bergerak di bidang kesehatan dan berfokus pada perempuan, berkomitmen untuk menciptakan ekosistem digital dengan layanan kesehatan yang informatif, inklusif, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengguna.

Diluncurkan sejak 2021, Wilov menawarkan layanan pengobatan Ovarian Syndrome Polycystic (PCOS), tracker menstruasi, dan beragam konten edukasi terkait reproduksi dan kesehatan wanita. Saat ini, sudah hampir 50.000 perempuan di seluruh Indonesia menjadi pengguna aplikasi Wilov.

Advertisement

Co-Founder Wilov Ivana Wiyono mengatakan, perempuan berperan penting dalam sistem kesehatan, karena 80% keputusan kesehatan keluarga biasanya dipegang oleh perempuan. Selain itu, perempuan sendiri juga sekarang sudah semakin teremansipasi dan mandiri dalam menjaga kesehatannya.

“Karena itu, kami ingin menjadi sahabat kesehatan terbaik para perempuan Indonesia dengan memahami kebutuhan mereka di setiap fase kehidupan, dan berdialog dengan tenaga medis untuk mengidentifikasi solusi tepat yang dapat kami tawarkan,” kata Ivana, melalui virtual conference, Selasa (5/7/2022).

baca juga: Kemkominfo Luncurkan Program Startup Studio Indonesia, Digawangi Tim Coach Mumpuni

Wilov, lanjut Ivana, menggunakan kalkulasi berdasar medis untuk memberikan analisa dasar bagi para pengguna. Namun, tidak hanya terbatas pada prediksi siklus menstruasi dan kesuburan, aplikasi Wilov juga dapat menganalisis gejala yang dialami pengguna dan kaitannya dengan gejala penyakit tertentu.

“Hal ini membuat pengguna bisa memeriksakan diri dan mendapatkan diagnosa medis sedini mungkin untuk melakukan pencegahan (preventive care),” ujar Ivana.

Ivana mengungkapkan, sebagai perusahaan rintisan yang baru berusia satu tahun, Wilov berupaya untuk melakukan pengembangan bisnis dengan efektif. Salah satu caranya yaitu dengan mengikuti program inkubasi Startup Studio Indonesia (SSI) Batch 4, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Salah satu bagian dari SSI adalah kesempatan emas untuk mentoring 1-on-1, dimana peserta bisa berdiskusi dan menggali ilmu langsung dari praktisi startup yang lebih senior. Sesi ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim Wilov, dimana mereka tidak hanya berdialog perihal bisnis, melainkan juga pengembangan mental sebagai founder startup.

“SSI benar-benar fokus pada tantangan (pain points) yang kami temukan dalam perjalanan membangun Wilov. Kami banyak mendapatkan pelajaran dari pengalaman para founders yang telah melewati fase tersebut. Semua cerita dan tips dari Ittalo Gani & Zahra Damariva (Impactto) benar-benar membuka cara pandang baru bagi kami,” tambah Fillian Witarsa, Co-Founder Wilov.

Pasca mengikuti SSI Batch 4, Wilov berencana untuk terus memberikan edukasi kesehatan wanita, layanan kesehatan, dan pengobatan yang terfokus pada beberapa kondisi yang sering dialami perempuan di usia produktif dengan holistik, aman, dan nyaman.

Editor : Emanuel (eman_kure@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN