Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Simbol Facebook dan Instagram (Sumber: philantrophy.com/IST)

Simbol Facebook dan Instagram (Sumber: philantrophy.com/IST)

BSSN Imbau Santri Bijak Gunakan Medsos

Emanuel Kure, Senin, 13 Januari 2020 | 19:59 WIB

JAKARTA, investor.id - Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun mengajak, dalam menghadapi era keterbukaan informasi ini, generasi muda, terutama para santri, harus bijak dalam menggunakan teknologi informasi, antara lain media sosial (medsos).

Hal itu disampaikan oleh Dharma dalam paparan mengenai Peran Santri Dalam Menghadapi Era Globlalisasi Teknologi Informasi Dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Negara pada kegiatan Festival Qur’ani Tingkat Jawa Timur Tahun 2020 yang diikuti oleh ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur, akhir pekan lalu.

“Para santri diharapkan jangan mudah menyebarkan dan terpengaruh oleh informasi-informasi seperti hoaks, ujaran kebencian, maupun informasi yang mengarah pada radikalisme,” ujar Dharma, dalam keterangannya, Senin (13/1).

Menurut dia, para santri juga harus bisa menjadi contoh dan teladan dalam upaya mewujudkan sebuah budaya berperilaku bijak dalam mengemukakan pendapat di depan umum, baik yang disampaikan langsung maupun melewati ruang dunia internet (maya/siber).

Di sisi lain, Dharma juga menekankan bahwa globalisasi di Indonesia saat ini mengarah pada generasi muda agar nilai Pancasila semakin tergerus. Perubahan perilaku mulai dari egoisme, individualisme, antisosial, hedonisme, hingga perilaku hidup yang mencerminkan ketiadaan nilai-nilai luhur akibat manusia mulai menjauh dari jati diri para generasi muda.

“Hal tersebut juga perlu diantisipasi dan ditanggulangi melalui penguatan kembali ideologi dan nilai-nilai luhur bangsa, yaitu jangan melupakan sejarah bangsa, kembali kepada fitrah bangsa, yaitu nuswantara, melandasi tindakan dengan kecerdasan spiritual (spiritual quotient/SQ),” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga menekankan para generasi muda supaya memahami dan menerapkan nilai Pancasila serta kembali ke UUD 1945, dan kebhinekaan yang harus dijaga keutuhannya.

“Saya berharap, para santri harus mengambil peran aktif untuk menanamkan dan menguatkan nilai Pancasila dalam semua aspek kehidupan dalam menghadapi era globalisasi teknologi informasi,” pungkas Dharma.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN