Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pratama Persadha, Ketua Lembaga Riset CISSReC, Pakar Keamanan Cyber dan Komunikasi

Pratama Persadha, Ketua Lembaga Riset CISSReC, Pakar Keamanan Cyber dan Komunikasi

CISSReC: Hari Media Sosial Momentum Introspeksi bagi Warganet Indonesia

Selasa, 8 Juni 2021 | 08:51 WIB
Investor Daily

SEMARANG, investor.id  - Pemimpin lembaga riset siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengemukakan bahwa warganet Indonesia bisa menjadikan Hari Media Sosial sebagai momentum untuk introspeksi dalam menggunakan media sosial.

"Hasil riset Microsoft menilai netizen Indonesia kurang sopan di dunia maya," katanya di Semarang, Selasa pagi 98/6), menjelang Hari Media Sosial pada 10 Juni.

Menurut dia, hasil riset Microsoft itu tidak mengejutkan mengingat belum ada kurikulum internet sehat dan aman di jenjang pendidikan mana pun.

Ia mengemukakan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Sosial, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika semestinya menggalakkan edukasi mengenai pemanfaatan internet secara aman dan sehat pada masyarakat.

"Edukasi ini penting, tidak hanya terkait dengan tata krama berinternet, tetapi juga bagaimana berinternet yang aman," kata Pratama, pria kelahiran Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Tanpa kehati-hatian dan tata krama dalam memanfaatkan media sosial, ia menjelaskan, warganet bisa kena jerat pidana jika terbukti melanggar ketentuan yang tertuang dalam Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan peraturan perundang-undangan lainnya.

Pratama mengutip data We Are Social pada Januari 2021 yang menunjukkan pemakai media sosial di Tanah Air mencapai 170 juta orang.

Menurut dia, YouTube yang biasanya sudah terpasang di telepon seluler Android tercatat sebagai aplikasi yang paling banyak digunakan disusul WhatsApp, aplikasi pesan di telepon pintar.

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN