Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Facebook Akan Izinkan 50% Karyawan Bekerja dari Rumah

Jumat, 22 Mei 2020 | 11:00 WIB

JAKARTA, investor.id – Setelah ada wacana  WFH (work from home) permanen  yang sempat dilontarkan Twitter  beberapa waktu lalu, kini perusahaan social media network terbesar Facebook (FB) juga mewacanakan hal serupa.    

CEO Mark Zuckerberg mengemukakan, pandemi corona atau Covid-19 telah mendorong perusahaan untuk menggiatkan WFH.  Ia mengisyaratkan, sebanyak 50% karyawan Facebook kemungkinan akan menerapkan kerja dari rumah hingga lima bahkan 10 tahun ke depan.

Sebelumnya, wacana Twitter untuk merumahkan karyawan yang masuk kriteria boleh bekerja dari rumah permanen dilansir dari laporan Buzzfeed News. Laporan itu mengutip salah satu karyawan Twitter yang mendapat email dari CEO mereka, Jack Dorsey.

Email itu dikirimkan Dorsey kepada seluruh karyawannya pada Selasa (12/5) waktu setempat untuk memberitahu bahwa perusahaan mengizinkan mereka bekerja dari rumah secara permanen.

Namun ada beberapa pekerjaan yang perlu dilakukan di kantor seperti memelihara ekosistem server Twitter. Selain itu, Dorsey juga menuliskan bahwa kantor Twitter tidak akan dibuka sampai September 2020 dan membatalkan seluruh jadwal perjalanan bisnis mereka.

Ide WFH, menurut Zuckerberg, sejalan dengan keinginan karyawan dan sebagai upaya untuk menciptakan kemakmuran ekonomi yang lebih luas, sebagaimana dilansir dari CNN, Jumat (22/5/2020.

Zuckerberg berharap dapat meningkatkan perekrutan karyawan melalui jarak jauh dari waktu ke waktu, dengan  mulai fokus pada perekrutan untuk posisi teknik. Pada awalnya, perekrutan entry-level sebagian besar tidak sesuai dengan syarat perekrutan jarak jauh.

Secara geografis, Facebook akan mulai dengan area yang dekat dengan kantornya yang sudah ada seperti Portland, San Diego, Philadelphia dan Pittsburgh. Prioritas kedua adalah menciptakan 'hub' karyawan baru di area-area di mana belum banyak kantor Facebook saat ini seperti Atlanta, Dallas, dan Denver.

Facebook juga berupaya mendukung bekerja jarak jauh secara permanen untuk karyawan yang ada. Zuckerberg memperkirakan hanya sekitar 25% dari karyawan Facebook yang akan kembali ngantor saat awal perusahaan kembali dibuka.

Mereka yang memilih untuk terus bekerja dari jarak jauh akan diminta untuk melaporkan lokasi mereka ke perusahaan. Persyaratan itu akan mulai berlaku pada 1 Januari 2021. Tenggang waktu itu diperlukan untuk memberi kesempatan kepada karyawan untuk kembali ke tempat tinggal yang diinginkan. Gaji karyawan nantinya akan disesuaikan dengan lokasi itu.
 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN