Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peresmian operasional Grab Toba dilakukan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo, dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Balige, Kabupaten Toba Samosir, pada Jumat (6/9) pekan lalu. (Foto: Dok Grab Indonesia)

Peresmian operasional Grab Toba dilakukan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo, dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Balige, Kabupaten Toba Samosir, pada Jumat (6/9) pekan lalu. (Foto: Dok Grab Indonesia)

Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Prioritas

Grab Hadirkan Grab Toba

Selasa, 10 September 2019 | 06:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Grab, everyday superapp terkemuka di Asia Tenggara, dan Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba, telah meresmikan operasional layanan Grab Toba dan menandatangani nota kesepahaman kerja sama untuk percepatan pengembangan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara.

Hal tersebut dilakukan setelah menghadirkan GrabCar Airport di Bandara Silangit dan enam bandar udara (bandara) lainnya di Sumatera untuk mendukung sektor pariwisata. Dukungan operasional Grab Toba diharapkan dapat menggenjot pengunjung dari dalam dan luar negeri dengan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung di salah satu objek destinasi wisata super prioritas Indonesia itu.

Kerja sama strategis dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), melalui Badan Pelaksana Otorita Danau Toba itu, merupakan kelanjutan dari kerja sama Grab dan Kemenpar untuk mendukung program Wonderful Indonesia serta melengkapi kehadiran Grab secara resmi di 14 bandara di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Bandara Kuala Namu, Medan, dan Bandara Silangit.

Peresmian operasional Grab Toba dilakukan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo, dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Balige, Kabupaten Toba Samosir, pada Jumat (6/9) pekan lalu.

Sejumlah bupati di sekitar kawasan Danau Toba, para mitra strategis pariwisata, dan ratusan mitra pengemudi Grab di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, juga hadir. Sebelumnya, sebanyak 300 mitra pengemudi GrabRent Toba telah mendapatkan pelatihan tentang cara menjadi pemandu wisata dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tobasa dan pemateri ahli lainnya.

“Kerja sama ini merupakan bentuk konkret dari komitmen Grab untuk membantu percepatan pengembangan sektor pariwisata di Danau Toba yang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia,” ujar Luhut, dalam sambutannya.

Dia sangat mengapresiasi langkah Grab itu karena sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi untuk memprioritaskan pembangunan lima destinasi wisata secara lintas sektor dan terintegrasi pada 2020. Sekarang, Grab menjadi salah satu mitra pemerintah untuk menyosialisasikan pariwisata ke dunia.

Peran Grab dan mitranya pun diharapkan bisa memberikan pemahaman dan menjadi pusat informasi. “Grab dan pemerintah sudah membuat beberapa rute paket wisata ke Kawasan Danau Toba untuk satu hari, dua hari, dan sebagainya. Rute tiga hari, dua malam juga ada dari bandara Silangit, bisa diarahkan mau ke mana,” tambah Luhut.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo, yang mewakili Kemenpar, mengatakan, kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi Kemenpar dan Grab dalam mendukung program Wonderful Indonesia.

Kehadiran layanan Grab diharapkan dapat membantu untuk merealisasikan target kunjungan 1 juta wisatawan ke Danau Toba hingga 2023 yang ditetapkan pemerintah. Hal ini sekaligus juga mendukung target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019.

“Kami berharap, Grab bisa menjadi platform digital yang merangkai ekosistem pariwisata di Danau Toba, sehingga wisatawan, terutama wisatawan mancanegara, menikmati kemudahan ini,” tutur Arie.

Ridzki Kramadibrata menambahkan, pihaknya senang dapat menerima kepercayaan serta dukungan Kemenpar dan merasa terhormat untuk dapat berperan dalam mempromosikan pariwisata Danau Toba kepada para turis dan jutaan pengguna kami di seluruh Asia Tenggara melalui aplikasi Grab.

Melalui operasional Grab Toba, pihaknya menawarkan layanan GrabRent yang sangat cocok bagi wisatawan di Danau Toba yang membutuhkan sarana transportasi untuk mengunjungi beberapa tempat wisata sekaligus serta mitra pengemudi Grab Toba yang sudah mendapatkan pelatihan menjadi pemandu wisata.

“Selain itu, rekomendasi wisata dan makanan lokal dan keuntungan lainnya juga kami hadirkan dalam aplikasi Grab untuk mendapatkan pengalaman wisata yang berkesan dan dapat diakses hanya dari satu aplikasi saja,” ucapnya. (lm)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA