Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Huawei Indonesia Jacky Chen. (Sumber: Huawei)

CEO Huawei Indonesia Jacky Chen. (Sumber: Huawei)

Huawei Hadirkan Kampanye I Do untuk Indonesia

Kamis, 1 April 2021 | 09:46 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Huawei, perusahaan teknologi global, meluncurkan serangkaian kampanye bertajuk I Do sebagai bentuk dari wujud sumbangsih kepada masyarakat dan ekosistem di Indonesia pada 2020. Huawei berharap dapat lebih mengabdikan diri dan berkontribusi terhadap Indonesia.

“Melalui pesan I Do Contribute, kami turut mendukung upaya bangsa Indonesia dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 melalui dukungan teknologi-teknologi mutakhir kami,” ujar CEO Huawei Indonesia Jacky Chen, dalam pernyataannya, Kamis (1/4).

Huawei juga telah meluncurkan satu program yang bertujuan untuk mencetak hingga 100.000 sumber daya manusia (SDM) digital Indonesia dalam kurun waktu lima tahun. Hal ini penting sebagai fondasi yang kokoh dalam turut menyiapkan talenta-talenta yang siap menyongsong masa depan.

Tahun lalu, saat Kota Jakarta beserta kota-kota di sekitarnya dilanda banjir besar akibat cuaca dan curah hujan paling ekstrim dalam kurun waktu 154 tahun terakhir, Huawei turut menunjukkan empatinya melalui program I Do Care.

Huawei mengirimkan tim terbaiknya di garda depan untuk bergerak cepat memulihkan kembali jaringan telekomunikasi dan menyediakan bantuan kemanusiaan.

“Saat bulan Ramadan lalu, kami juga mengunjungi dan berbagi kebahagiaan dengan 30 panti asuhan yang tersebar di 15 kota di Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, I Do Collaborate membawa Huawei bersama-sama dengan pemerintah dan seluruh pelaku bisnis serta para pemangku kepentingan yang ada di dalam ekosistem untuk mempercepat laju transformasi digital.

Melalui program I Do Create, selama pandemi ini, Huawei juga turut mendukung penerapan digital transformasi di lembaga-lembaga pemerintah, perusahaan, serta rumah sakit (RS) melalui pengembangan AI, big data analitik, serta cloud untuk pembangunan platform e-learning.

Huawei di antaranya membantu untuk menghadirkan solusi bagi para dokter di RSPAD Gatot Soebroto dan RS Pertamina Bina Medika (PERTAMEDIKA) untuk melawan pandemi Covid-19 secara efektif.

Menggunakan teknologi AI-assisted CT Scans, rumah sakit-rumah sakit tersebut mampu enam kali lebih cepat dalam melakukan diagnosis Covid-19 dengan tingkat akurasi mencapai 93%.

Lebih dari 1.000 cloud accounts dibagikan secara cuma-cuma kepada 500 lembaga pendidikan tinggi di seluruh Indonesia serta dalam penerapan proses pembelajaran jarak jauh dan mendorong terwujudnya transformasi digital dalam rangka mendukung Gerakan Never Stop Learning.

“Selama lebih dari 20 tahun, Huawei hadir di negeri nan elok ini dan tumbuh bersama di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang ramah dan hangat,” tutur Jacky.

Kinerja Global

Sementara itu, secara global, Huawei, berhasil membukukan kinerja positif di tengah tantangan pandemi Covid-19 dan sanksi dari Amerika Serikat (AS).

Huawei sepanjang tahun 2020 mencatatkan pendapatan CNY 891,4 miliar (US$ 136,7 miliar), naik 3,8% year-on-year (YoY). Sementara itu, laba bersih meningkat 3,2% mencapai CNY 64,6 miliar (US$ 9,9 miliar).  

Kendati menghadapi kesulitan operasional akibat sanksi AS pada 2019 dan 2020, Huawei tetap mengundang KPMG untuk mengaudit laporan keuangan perusahaan secara independen dan objektif.

Dokumen yang dihasilkan KPMG merupakan opini audit standar yang tidak dimodifikasi. Apa pun situasinya, Huawei akan terus menerapkan transparansi dengan mengungkapkan data operasional kepada pemerintah, pelanggan, pemasok, karyawan, dan mitra.

"Selama setahun terakhir, kami bertahan kuat menghadapi kesulitan," kata Rotating Chairman Huawei Ken Hu.

Pada 2020, Huawei berhasil memastikan bisnis operatornya berjalan stabil di lebih dari 1.500 jaringan di lebih dari 170 negara dan wilayah. Hal tersebut yang menopang kegiatan pekerjaan jarak jauh, pembelajaran online, dan belanja online selama lockdown akibat Covid-19.

Bekerja sama dengan operator di seluruh dunia, Huawei membantu memberikan pengalaman konektivitas yang superior dan terdepan dengan lebih dari 3.000 proyek inovasi 5G di lebih dari 20 industri, seperti pertambangan batu bara, produksi baja, pelabuhan, dan manufaktur.

Sepanjang tahun lalu, lini bisnis enterprise Huawei meningkatkan upaya dalam mengembangkan solusi berbasis skenario yang inovatif untuk berbagai industri dan menciptakan ekosistem digital yang tumbuh subur dalam kreasi bersama dan berbagi keberhasilan.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN